Breaking News:

Kadin Indonesia: Vaksin adalah Bambu Runcing di Era Pandemi

Musuh bangsa saat ini adalah virus Covid-19 yang tidak terlihat. Untuk memenangkan perang, selain melalui vaksinasi.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto: kadin indonesia
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid saat menyerahkan donasi disela kegiatan vaksinasi masal, Sabtu (14/8/2021).  

SURYA.co.id | SURABAYA - Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kemerdekaan RI, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyebut Indonesia harus merdeka dari pandemi Covid-19.

Hal ini bisa dicapai antara lain dengan perjuangan dari seluruh rakyat Indonesia untuk bisa memanfaatkan kesempatan adanya vaksin dan tentunya 5 M.

"Jika pada perang kemerdekaanbisa dimerdekakan oleh para pejuang dengan menggunakan senjata antara lain adalah bambu runcing, saat ini menurut Arsjad Rasjid, untuk melawan pandemi senjatanya adalah vaksin," ujar Arsjad, Sabtu (14/8/2021).

Lebih lanjut, Arsyad menyampaikan, saat ini Indonesia tengah menghadapi perang melawan pandemi.

Musuh bangsa saat ini adalah virus Covid-19 yang tidak terlihat. Untuk memenangkan perang, selain melalui vaksinasi, juga diperlukan disiplin dari semua pihak untuk menjaga protokol kesehatan.

Kadin Indonesia juga terus membantu memfasilitasi para pengusaha membeli vaksin.

"Dengan tujuan untuk mengurangi beban pemerintah membeli vaksin, sehingga anggaran tersebut bisa digunakan untuk hal lain," kata Arsjad.

Selain itu, Kadin Indonesia juga membantu membangun rumah oksigen, pengadaan oksigen, serta pengadaan mobil vaksin. Mobil vaksin peluncurannya akan dilakukan pada 17 Agustus nanti, kemudian dibagikan ke Kadin daerah.

"Dengan tujuan untuk menyambangi warga yang kesulitan mendatangi lokasi vaksinasi," ujar Arsjad.

Hal ini karena, menurut Arsjad, karena meski banyak warga yang datang ke tempat vaksin, tapi ada pula warga yang tidak bisa datang ke tempat vaksin, sehingga perlu didatangi.

"Saat ini sedang dalam tahap persiapan," tambah Arsjad Rasjid.

Kadin Indonesia juga ikut membantu dengan membagikan beras ke masyarakat terdampak pandemi.

Arsjad mengakui bahwa tidak semua orang punya cukup tabungan, untuk bisa membeli kebutuhan pokok selama pandemi.

"Kita tidak mau adanya krisis sosial. Kita ingin aman, kita bisa bekerja, kita bisa makan dan bisa bawa pulang untuk keluarga kita bersama," tegasnya.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, yang juga hadir di acara vaksinasi, mengingatkan bahwa vaksinasi dapat meningkatkan potensi seseorang melawan virus Covid-19, termasuk varian delta.

"Vaksin ini sangat penting, kenapa, orang yang masih kena delta varian tapi sudah suntik vaksin, kemungkinan meninggalnya kecil, nol koma sekian persen. Tapi orang yang belum disuntik kemungkinan meninggalnya tinggi," beber Luhut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved