Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Kapolda Jatim Beri Kado Serbuan Vaksinasi untuk Almamater SMAN 2 Surabaya

Vaksinasi pelajar terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan jajaran Forkopimda.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Forkopimda Jatim melakukan peninjauan Serbuan Vaksinasi di SMAN 2 Surabaya, Sabtu (14/8/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Vaksinasi pelajar terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dan jajaran Forkopimda. Salah satu yang spesial adalah vaksinasi Covid-19 yang dilakukan hari ini, Sabtu (14/8/2021).

Pasalnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta serta Pangdam V Brawijaya dan Pangkoarmada meninjau vaksinasi di SMAN 2 Surabaya.

Serbuan Vaksinasi ini cukup spesial karena dilakukan tepat di hari ulang tahun SMAN 2 Surabaya dan merupakan almamater dari Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta. Sehingga vaksinasi ini boleh dikatakan sebagai kado untuk SMAN 2 Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, total ada sebanyak 1.010 dosis vaksin yang didistribusikan untuk siswa. Secara bertahap vaksinasi dilakukan dengan menjamin tidak ada kerumunan, dan semua taat protokol kesehatan.

Selain meninjau vaksinasi pada pelajar, jajaran Forkopimda Jatim ini bergantian memberikan motivasi untuk para pelajar agar bisa sukses menggapai apa yang dicita-citakan.

“Saya bangga pernah sekolah di sini. Saya dulu lulus tahun 1989. Di HUT Smada ini kami ingin mengadakan vaksinasi untuk semua siswa di sini, sebagai upaya nanti bisa segera bisa belajar tatap muka, supaya sama sama aman dan sehat,” kata Kapolda Irjen Pol Nico Afinta.

Ia mengatakan, waktu berjalan begitu cepat. Ia merasakan baru kemarin menjalani kegiatan belajar di SMAN 2 ini. Kepada para siswa SMAN 2 Surabaya, Nico memberikan pesan yang selalu ia pegang sehingga ia sukses seperti saat ini menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

“Bekal pertama adalah iman. Iman menjadi kunci kemajuan dan perjalanan kita. Maka adik-adik silakan aktif dan rajin bersekolah tapi jangan lupa pergi ke masjid, ke gereja, ke pura, kuatkan iman,” kata Nico.

Berikutnya bekal kedua yang ia berikan setelah iman, adalah memperkuat kemauan. Kemauan harus kuat diperlukan untuk amunisi dalam menggapai cita-cita. Dan bekal yang terakhir yang diberikan Nico adalah pengetahuan.

“Tiga hal ini saya singkat Mantap. Jadi anak anak SMAN 2 harus memiliki apa yang namanya Mantap, termasuk kemantapan hati untuk meraih cita-cita. Karena pengetahuan sangat membantu kita bekerja untuk menyelesaikan persoalan,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia menegaskan, bahwa vaksinasi pelajar terus didorong demi meningkatkan kekebalan komunitas. Selain itu vaksinasi untuk pelajar juga senagai upaya persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Menurutnya jika sudah PPKM level 2 maka bisa dilangsungkan pembelajaran tatap muka secara tertahap. Sebab harus dipastikan vaksinasi guru dan siswa telah terlaksana baru bisa dilakukan pembelajaran tatap muka.

"Saya sudah bertanya saat forum-forum virtual, bahwa siswa lebih senang untuk belajar tatap muka. Artinya semangat belajar ini luar biasa. Tapi kita sedang melakukan kajian untuk pembelajaran tatap muka secara terbatas dan bertahap," pungkas Khofifah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved