Breaking News:

Berita Entertainment

Roy Suryo Apresiasi Polisi Tangkap dr Richard Lee yang Berseteru dengan Kartika Putri, Ini Alasannya

KRMT Roy Suryo mengapresiasi aparat kepolisian yang menangkap dr Richard Lee di rumahnya di Palembang diduga karena berseteru dengan Kartika Putri.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase TribunStyle
Pakar telematika, Roy Suryo mengapresiasi pihak kepolisian yang telah menangkap dr Richard Lee seteru Kartika Putri. 

Tapi berdasarkan informasi lainnya, memang benar kasusnya itu bermula dari laporan polisi pencemaran nama baik atas postingan di Instagram,

Kemudian setelah dilaporkan, oleh penyidik akun Instagramnya disita setelah mendapat izin dari pengadilan," ungkap Hotman Paris.

Hotman mengaku telah mendapatkan informasi bahwa ada oknum yang mengakses akun Instagram dr Richard Lee.

"Timbul kasus baru katanya ada oknum yang mengakses akun Instagram yang telah disita oleh polisi atas izin pengadilan.

Sehingga oleh penyidik dianggap ada postingan-postingan tertentu yang hilang dan mungkin terkait kasus pencemaran nama baik," lanjutnya.

Oleh sebab itu, dr Richard Lee juga terseret pasal berlapis yakni pasal 30 UU ITE tentang dugaan ilegal akses.

"Sehingga timbul kasus susulan di pasal 30 Undang-Undang ITE tentang dugaan ilegal akses," kata Hotman.

Menurut Hotman Paris, ini merupakan kasus menarik dan baru.

"Kalau suatu akun sudah disita maka oknum siapapun kecuali penyidik sudah tidak boleh mengakses akun tersebut,

Ini akan menjadi kasus yang menarik, karena ini kasus sangat baru," tuturnya.

Selain pasal 30 UU ITE, Richard Lee juga akan dijerat dengan pasal 221 KUHP.

Hotman Paris lantas menganalogikan hal tersebut dengan sebuah rumah bergaris polisi.

"Ketika ada kejadian di suatu rumah, ada police line, kalau satu tempat sudah di police line, apa seseorang boleh masuk dan memindahkan barang-barang di dalamnya?,

Itulah mengapa pasal 30 Undang-Undang ITE diterapkan, dan juga pasal 221 KUH Pidana yaitu dugaan menghilangkan barang bukti, ini dugaan loh, kita nggak tahu apa benar ada akses atas akun yang telah disita polisi,

Apa benar ada dugaan menghilangkan barang bukti? Tapi ternyata kasus tersebut bukan hanya pencemaran nama baik tapi sudah berkembang," tutur Hotman Paris.

Hotman mengaku tak bisa banyak berkomentar, namun ia menjelaskan kasus dr Richard Lee tidak hanya soal pencemaran nama baik.

"Siapa pelakunya saya tidak bisa beri komentar, tapi kasus tersebut bukan hanya pencemaran nama baik, ada dua kasus," tukas Hotman Paris.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo bebaskan dr Richard Lee 

Sementara itu Penyidik Polda Metro Jaya memulangkan Richard Lee setelah sebelumnya dijemput paksa dan ditahan atas dugaan akses ilegal dan menghilangkan barang bukti.

Bersama dengan kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution, Richard Lee tampak keluar dari Polda Metro Jaya.

Di kesempatan yang sama, Razman mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

"Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolri," ucap Razman.

"Bapak Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang telah mengatensi kejadian atau perkara kasus klien saya," sambungnya.

Ia pun bersyukur kliennya tidak ditahan dan bisa kembali pulang ke rumah.

Dikatakan Razman Nasution, jika hal itu merupakan perintah Kapolri sehingga Dokter Richard Lee bisa dibebaskan.

"Alhamdulillah malam hari ini klien saya tidak ditahan. Dan atas atensi Pak Kapolri dan perintah Pak Kapolri maka klien saya tidak ditahan," terangnya.

Meski Richard Lee sudah tidak ditahan, namun perkaranya akan tetap bergulir dan disidangkan.

Razman kemudian menekankan pihaknya akan berjuang bersama Dokter Richard Lee menangani kasus tersebut sesuai dengan perundang-undangan.

"Insya Allah kami akan berjuang di pengadilan untuk kasus yang hari ini dirilis," kata Razman Nasution.

"Terkait dengan dugaan menghilangkan barang bukti, atau menggunakan akun palsu, atau menggunakan akun orang lain."

"Yang sebelumnya telah dilakukan tindakan untuk disita oleh pihak penyidik sesuai perundang-undangan," tuturnya.

Sebelumnya, Richard Lee ditangkap dan dijemput paksa oleh pihak polisi pada Rabu (11/8/2021).

Informasi beredar Richard Lee diamankan secara paksa di kediamannya di Palembang.

Ini yang dilakukan Kartika Putri

Penangkapan paksa dokter Richard Lee oleh polisi menjadi sorotan publik.

Saat ini, Richard Lee berstatus tersangka atas kasus pencemaran nama baik terhadap aktris Kartika Putri.

Di tengah ramainya pemberitaan tentang Richard Lee, apa yang dilakukan Kartika Putri?

Dari penelusuran Tribunnews.com, istri Habib Usman bin Yahya ini justru membuka sesi pertanyaan di akun Instagram-nya @kartikaputriworld, Rabu (11/8/2021).

Lee, apa yang dilakukan Kartika Putri?
Di tengah ramainya pemberitaan tentang Richard Lee, apa yang dilakukan Kartika Putri?
Ia membuka sesi pertanyaan melalui fitur question box yang ada di Instagram.

Wanita 30 tahun ini tak banyak membagikan respons dari para pengikutnya.

Hanya beberapa pertanyaan yang ia jawab, yakni seputar anak dan ilmu agama.

Sesaat kemudian, ia juga membagikan link Zoom meeting untuk bergabung dalam pengajian virtual.

Senada dengan sang istri, di akun Instagram Habib Usman bin Yahya juga tak terlihat mengunggah apapun terkait kasus penangkapan Richard Lee.

Unggahan terakhir Habib Usman bin Yahya di akun Instagram @habibusmanbinyahya hanyalah berupa poster ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1443 H.

Instagram Habib Usman bin Yahya
di akun Instagram Habib Usman bin Yahya juga tak terlihat mengunggah apapun terkait kasus penangkapan Richard Lee.

Sebelum ditangkap, pemilik Klinik Kecantikan Athena di Kota Palembang Richard Lee sempat mengunggah foto berisi pemberitahuan di akun Instagram pribadinya @dr.richard_lee, Rabu (11/8/2021).

Bak sebuah firasat, Richard Lee membagikan akun akun Instagram-nya yang lain.

"Kalo saya menghilang lagi temu saya disini :

@dr.richardlee_official," tulis akun @dr.richard_lee.

(Tribunnews.com)

Baca berita kasus dr Richard Lee Vs Kartika Putri di SURYA.co.id

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved