Virus Corona di Gresik

Selama PPKM, Pasien Covid di RS di Gresik Turun, Masyarakat Diimbau Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Gresik mulai menurun.

Penulis: Sugiyono | Editor: Parmin
surya.co.id/sugiyono
MENURUN – Rapat bersama Forkopimda terkait pelaksanaan PPKM di Kabupaten Gresik, Kamis (12/8/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK – Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Gresik mulai menurun, bahkan penurunan mencapai 100 persen atau 370 orang.

Kabar menggembirakan ini atas upaya yang Bupati Fandi Akhmad Yani  (Gus Yani) dan Wakil Bupati Aminatun Habibah (Bu Min). 

Selain penurunan kasus Covid di Gresik yang terus menurun saat ini. Capaian kesembuhan di Rumah Sakit lapangan Gelora Joko Samudro (Gejos) sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mencapai 100 persen atau 370 orang.

Namun, Bupati Gresik Gus Yani ini menyayangkan, karena banyak pasien yang masih melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Berdasarkan data kasus covid aktif yang tercatat mulai tanggal 3 sampai 9 Agusus 2021 yaitu 938, yang dirawat di semua rumah sakit antara 200 sampai 250 orang yang Isoman antara 500 sampai  600 orang.

Rapat yang dipimpin Bupati Gus Yani, Kamis (12/8/2021), diikuti secara daring oleh seluruh Kepala OPD, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas dan Kades/Lurah serta seluruh relawan tracing, Testing dan treatment (3T) di Kabupaten Gresik.

Rapat berlangsung di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Bupati Gus Yani meminta kepada seluruh Camat dan Kepala Desa untuk membantu kegiatan 3T dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kegiatan 3T tersebut dan protokol kesehatan.

“Sampai saat ini, masih banyak pasien yang melakukan isolasi mandiri. Saya berharap, Kades membantu relawan nakes untuk mengarahkan pasien yang isoman agar mau isolasi terpusat di Gejos."

"Fasilitasnya lengkap, ada dokter spesialis, oksigen yang tidak terbatas, obat-obatan dan konsumsi tiga kali sehari,” kata Gus Yani, yang juga mantan Ketua DPRD Kabupaten Gresik.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved