Breaking News:

Berita Nganjuk

Pandemi Covid-19, Masyarakat Nganjuk Diimbau Tidak Gelar Perayaan Peringatan HUT RI

Namun peringatan HUT RI, seperti selamatan tumpengan dan lainya dimungkinkan masih bisa dilakukan asalkan tetap dijalankan dengan Prokes ketat

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Rahadian Bagus
surya/ahmad amru muiz
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Masyarakat Kabupaten Nganjuk diimbau untuk sementara tidak menggelar peringatan HUT Ke 76 RI dengan mengundang dan mengumpulkan warga. Sebab, saat ini tingkat penyebaran covid-19 di Kabupaten Nganjuk terbilang masih cukup tinggi sehingga dikhawatirkan akan bisa memunculkan kluster baru jika peringatan HUT RI dilakukan dengan mengumpulkan warga dalam jumlah besar.

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, Pemkab Nganjuk mengharapkan warga untuk sabar untuk sementara tidak menggelar peringatan HUT RI secara besar-besaran. Namun peringatan HUT RI dengan kecil-kecilan seperti selamatan tumpengan dan lainya dimungkinkan masih bisa dilakukan asalkan tetap dijalankan dengan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat.

"Untuk itu kami mengimbau masyarakat untuk bersabar dengan kondisi Pandemi Covid-19 sekarang ini. Menjaga untuk tetap sehat dan selamat lebih penting sekarang ini," kata Marhaen Djumadi, Kamis (12/8/2021).

Meski demikian, dikatakan Marhaen Djumadi, pihaknya masih mempersilahkan warga memperingati HUT ke 76 RI dengan memasang bendera dan umbul-umbul serta lampu hias di sepanjang jalan Desa. Dengan demikian tidak ada aktifitas mengumpulkan masa tetapi masih bisa dirasakan peringatan HUT Ke 76 RI dengan keramaian bendera dan bendera umbul-umbul serta lampu hias tersebut.

"Kami rasa peringatan dengan cara itu lebih baik dan masih terkesan ramai. Yang jelas itu juga menghindari kerumunan masa untuk mencegah penyebaran virus corona," ucap Marhaen Djumadi.

Hal itu juga disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk Fraksi Partai Gerindra, Suprapto. Menurutnya, ditengah kondisi Pandemi Covid-19 sekarang ini peringatan HUT Ke 76 RI tidak perlu menggelar kegiatan dengan mendatangkan warga dalam jumlah banyak.

"Kami kira menjaga Kesehatan dan Keselamatan warga lebih utama," tutur Suprapto. (aru)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved