Breaking News:

PT KAI

Selama PPKM, PT KAI Daop 7 kembali Sesuaikan Perjalanan KA Jarak Jauh dan Batalkan KA Lokal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali mengumumkan penyesuaian perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
Foto: pt kai daop 7
Calon penumpang KA dilakukan pemeriksaan persyaratan oleh petugas di Stasiun KA sebelum masuk ke gerbong kereta. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Menyesuaikan perpanjangan PPKM hingga 16 Agustus 2021, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali mengumumkan penyesuaian perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal.

Hal itu dilakukan dalam upaya mendukung program Pemerintah untuk menekan mobilitas warga saat Pandemi Covid-19.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, selama masa PPKM PT KAI Daop 7 Madiun masih menjalankan beberapa KA Jarak Jauh.

Yakni KA Argowilis relasi Surabaya Gubeng - Bandung PP, KA Gajayana relasi  Malang - Gambir PP, KA Turangga relasi  Surabaya Gubeng - Bandung PP, KA Jayakarta  relasi Surabaya Gubeng - Pasarsenen PP, KA Kahuripan relasi Blitar – Kiaracondong PP, KA Sri Tanjung relasi Ketapang – Lempuyangan PP, KA Bima relasi Surabaya Gubeng – Gambir PP.

"Selain itu, PT KAI Daop 7 Madiun juga kembali harus membatalkan perjalanan KA Lokal di masa perpanjangan PPKM ini. Hal tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan pembatasan kegiatan masyarakat melalui pengurangan perjalanan kereta api di berbagai wilayah," kata Ixfan Hendriwintoko dalam rilisnya, Rabu (11/8/2021).

Sejumlah KA Lokal yang dibatalkan perjalanannya, lanjut Ixfan Hendriwintoko, yakni KA Dhoho relasi Surabaya Kota - Kertosono - Blitar PP, KA Penataran relasi Blitar – Malang - Surabaya kota PP, KA Ekonomi Lokal Kertosono relasi Surabaya Kota - Kertosono PP.

Sedangkan persyaratan perjalanan menggunakan kereta api masih sama seperti sebelumnya.

Syarat naik kereta api selama PPKM Level 4 yakni mengacu pada Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 58 Tahun 2021.

Di antaranya menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Bagi pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis tetap dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis.

Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Bagi pelanggan usia di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin dan pelanggan usia di bawah 5 tahun tidak diharuskan menunjukkan hasil RT-PCR atau Rapid Test Antigen. Pelanggan usia di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara.

“Pembatasan ini bertujuan untuk menekan angka paparan Covid-19 terhadap usia anak-anak dan komitmen KAI dalam mendukung langkah Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui PPKM,” tutur Ixfan. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved