Breaking News:

Berita Surabaya

Sekarang Pengunjung Mal di Surabaya Wajib Menunjukkan Bukti Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Pengunjung mal di Surabaya wajib menscan QR Code dengan cara mengunduh aplikasi Peduli Lindungi di Play Store atau Apps Store

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Pengunjung ITC Mall Surabaya sedang menscan QR Code melalui aplikasi Peduli Lindungi yang sudah diunduh untuk masuk atau keluar dari area mal, Selasa (10/8/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Pusat melalui Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, telah mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga 16 Agustus 2021.

Selama kebijakan itu, sejumlah mal atau pusat perbelanjaan mulai dibuka. Hanya saja, ada beberapa ketentuan yang harus diikuti oleh pengunjung sebelum memasuki pusat perbelanjaan itu.

Salah satu pusat perbelanjaan di Kapasan, Kota Surabaya, ITC Mall mewajibkan pengunjung, karyawan dan pedagang melakukan scan QR Code, baik ketika masuk maupun keluar.

Marcom ITC Surabaya, Iqbal Saputra Harsya mengatakan, untuk persiapan peraturan tersebut sudah dilakukan sejak kemarin. Jadi, siapapun yang mau masuk diwajibkan untuk menscan QR Code yang sudah tertera.

"Namanya scan vaksin. Jadi wajib menscan dengan cara mengunduh aplikasi Peduli Lindungi di Play Store atau Apps Store. Pengunjung yang masuk harus sudah mendapatkan vaksin Covid-19, minimal dosis pertama," ujar Iqbal Saputra Harsya ketika ditemui SURYA.CO.ID di ITC Mall, Selasa (10/8/2021).

Lebih lanjut Iqbal menegaskan, apabila ada orang yang belum vaksin, maka tidak diperkenankan masuk. Memang, masih banyak sekali pengunjung yang belum mengetahui ketentuan tersebut.

"Nantinya sebelum masuk, nanti diterangkan sama petugas security bagi yang belum mengerti," sambungnya.

Selain itu, lanjut Iqbal, persyaratan pengunjung yang dapat masuk adalah pengunjung yang memiliki riwayat kesehatan tertentu, sedang hamil atau tidak memenuhi syarat mendapat vaksin wajib menunjukkan surat keterangan dokter dan antigen test 1x24 jam, atau PCR Test 2x24 jam.

"Untuk penyintas Covid-19 wajib menunjukkan surat hasil negatif, antigen test 1x24 jam, atau PCR Test 2x24 jam. Anak-anak di bawah usia 12 tahun dan lansia di atas 70 tahun tidak diizinkan masuk area ITC Surabaya," terangnya.

Iqbal berharap, pengunjung bisa meramaikan kembali ITC Mall Surabaya. Meskipun harus bertahap, tidak bisa dilihat perubahannya dalam waktu sekejap. Mengingat, kasus penularan Covid-19 masih tinggi.

"Kita harus saling menjaga, wajib memakai masker, protokol kesehatan dan yang paling penting. Vaksin harus dosis pertama, minimal," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved