Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Warga Surabaya Mulai Dapatkan Vaksinasi Covid-19 Massal Dosis Kedua di Makodam V Brawijaya

Disediakan 20.000 dosis vaksin Sinovac dalam vaksinasi Covid-19 massal di Makodam V Brawijaya

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim meninjau vaksinasi dosis kedua di Makodam V Brawijaya, Senin (9/8/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Masyarakat Surabaya yang waktunya mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua sudah mulai bisa mendapat jatahnya melalui kegiatan Serbuan Vaksinasi yang diselenggarakan di Lapangan Makodam V Barwijaya Surabaya, Senin (9/8/2021).

Total ada sebanyak 20.000 dosis vaksin dengan merk Sinovac yang disediakan, guna didistribusikan ke masyarakat yang belum mendapat dosis kedua dan sudah jatuh tempo.

Penerima vaksin di Makodam V Brawijaya ini, harus datang sesuai jadwal yang tertera dalam SMS undangan vaksinasi dosis kedua. Mereka pun diminta membawa sertifikat vaksin pertama, KTP dan pulpen sendiri.

Meski digelar di Makodam V Brawijaya, namun terdapat pembagian lokasi vaksinasi di tiga titik. Yaitu di Lapangan Brawijaya, Balai Prajurit dan GOR Brawijaya.

Rinciannya, titik di Lapangan Brawijaya untuk yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama di Grand City Mall, kemudian di GOR Brawijaya untuk yang sudah disuntik vaksin dosis pertama di Gelora 10 November Tambaksari, dan di Gedung Balai Prajurit untuk yang sudah vaksin dosis pertama di GOR Tambaksari.

"Hari ini adalah jawaban dari beberapa hari kemarin warga Surabaya yang sudah divaksin dosis pertama menunggu dosis kedua. Tentu kami ingin menyampaikan terima kasih, ini lapangan Makodam besar sekali. Ada tiga titik yang dipakai untuk area vaksinasi," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Dan saat ini, Gubernur Khofifah tengah memaksimalkan seluruh ikhtiar, agar percepatan capaian vaksinasi bisa terus dilakukan. Ia juga tengah memastikan bahwa seluruh target sasaran bisa mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin.

"Kini kami menunggu dropping dari pusat. Insya Allah makin cepat dan makin besar dosis yang bisa didrop ke masing-masing kabupaten/kota. Percepatan pemenuhan target sasaran baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua bisa kami lakukan percepatannya," tegasnya.

Di sisi lain, vaksinasi dosis ketiga bagi SDM kesehatan juga terus berjalan dengan menggunakan vaksin Moderna. Namun sistem vaksinasi bagi nakes menggunakan sistem berbasis fasyankes. Agar mereka tetap bisa memberikan layanan kesehatan ke masyarakat.

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan apresiasi pada daerah-daerah yang sudah menggenjot luar biasa vaksinasi di daerahnya. Misalnya Kota Surabaya.

"Kota Surabaya ini 2,9 juta target sasaran vaksinasinya. Jadi kalau per hari ini sudah 71,5 persen itu adalah sebuah prestasi yang luar biasa dari kerjasama seluruh elemen strategis," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved