Breaking News:

Ayo Kita Berkenalan Lebih Dekat dengan ASI

Saat ini semua berusaha untuk meningkatkan imun. Salah satu yang direkomendasikan adalah ASI karena ASI mengandung kekebalan

Editor: Fatkhul Alami
surya/ahmad zaimul haq
Ilustrasi 

SURYA.co.id - Sudah pada tahu belum yaa….bahwa pada tanggal 1 – 7 Agustus kemarin adalah pekan ASI sedunia?.....Wouh, sehebat apakah ASI ya sampai ada pekan ASI segala sedunia lagi.

Baiklah kali ini saya akan berbagi dengan pembaca sekalian tentang kandungan ASI yang luar biasa, sehingga tidak tergantikan oleh susu lain.

Berbicara tentang ASI, selain karena pekan ASI sedunia, akhir-akhir ini berita tentang ASI kembali ramai di media terkait pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir.

Saat ini semua berusaha untuk meningkatkan imun. Salah satu yang direkomendasikan adalah ASI karena ASI mengandung kekebalan.

Betulkah itu ? Untuk mengetahui jawabannya,kali ini saya akan berbagi tentang Kandungan ASI yang sangat istimewa sehingga menjadikan penting seorangbayi harus disusui. Kandungannya yang istimewa ini menjadikan peran ASI bagi bayi menjaditak tergantikan, meskipun dengan susu formula termahal sekalipun.

Sebelumnya perlu kita semua tahu bahwa sampai saat ini target pencapaian pemberian ASI ekslusif, (hanya memberikan ASI saja pada bayi, tanpa tambahan apapun sampai usia 6 bulan) di Indonesia masih sangat rendah.

Menurut Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan 2017, pemberian ASI ekslusif di Indonesia hanya 35%. Angka tersebut masih jauh di bawah rekomendasi WHO (Badan Kesehatan Dunia) sebesar 50%. (https://mediaindonesia.com/humaniora/175814).

Sedangkan target yang ingin dicapai pemerintah Indonesia sendiri sebesar 80 %. Pengetahuan yang kurang tentang ASI dan menyusui menjadi salah satu sebab rendahnya pencapaian tersebut.

Yang menjadikan ASI Istimewa adalah kandungan zat gizi dan zat lain yang dibutuhkan oleh bayi dalam ASI sudah lengkap.
Umumnya zat gizi yang diperlukan tubuh manusia berasal dari berbagai bahan makanan yang kita makan. Semakin bervariasi makanan kita, maka semakin lengkap zat gizi yang kita dapat. Karena tidak ada 1 bahan makananpun yang mengandung zat gizi lengkap, kecuali ASI untuk bayi sampai dengan usia 6 bulan.

Bukan hanya kandungan zat gizinya saja yang penting tekstur ASI yang cair sangat sesuai dengan pencernaan bayi, baik pencernaan mekanik maupun kimiawi yang belum sempurna.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved