Berita Kediri
Pelayanan Nyaman Pasien Isolasi Mandiri Terpusat di Gedung BLK Kota Kediri
Irawan mengakui fasilitas di BLK Kota Kediri cukup lengkap dan pasien yang dirawat juga rukun dan akrab.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pelayanan dan fasilitas yang nyaman membuat sejumlah pasien yang mendapatkan perawatan di Ruang Isolasi Terpusat (Isoter) di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Kediri menjadi betah.
Karena pelayanan yang baik itu, sejumlah masyarakat yang menjalani perawatan menjadi kerasan dan enggan untuk dipulangkan ke rumahnya.
Seperti dialami Irawan yang telah menjalani isolasi selama 10 hari malah meminta tambahan berada di BLK hingga sebulan.
Harapan itu disampaikan Irawan melalui pesan singkat kepada petugas piket yang menjaga Ruang Isolasi Terpusat.
“Kemarin saya dihubungi petugas melalui WA kalau sudah waktunya pulang. Saya kaget, kok terasa cepat ya. Saya sampaikan juga ke petugas kalau minta tambahan waktu agar kondisi saya benar-benar pulih,” ungkap Irawan saat ditemui, Sabtu (7/8/2021).
Irawan mengakui fasilitas di BLK cukup lengkap dan pasien yang dirawat juga rukun dan akrab.
Makanan dan camilan yang disediakan petugas juga cukup.
Baca juga: Ketua PKK Kota Kediri : Ibu Hamil Jangan Takut Mengikuti Vaksinasi Covid-19
“Kegiatan saya di sini ya makan dan tidur. Juga olahraga dan jalan-jalan kesana kemari. Sesekali juga karaoke,” ungkapnya.
Mengenai tambahan hari yang diminta Irawan, Kepala BPBD Kota Kediri Indun Munawaroh menyampaikan penambahan bisa dilakukan ketika pasien ingin memastikan kondisinya benar-benar pulih dan sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.
“Untuk SOP yang ditetapkan Dinas Kesehatan memang isolasi selama 10 hari dan itu pasti kami sampaikan kepada pasien ketika mereka masuk. Hanya saja ketika sudah di akhir masa isolasi kondisi masih belum pulih, kita perbolehkan bisa ditambah selama 4 hari,” jelasnya.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan apresiasi kepada BPBD, Satpol PP dan puskesmas yang berkolaborasi melayani pasien di ruang isolasi terpusat.
“Setiap hari petugas kami memantau para pasien yang menjalani isolasi mandiri terpusat. Hal ini juga yang akhirnya mungkin membuat pasien lebih tenang selama isolasi di BLK, karena kesehatan dan fasilitas penunjang sudah disediakan Pemkot Kediri,” ujarnya.
Data BPBD Kota Kediri terdapat 30 pasien yang menjalani isolasi mandiri terpusat di Gedung BLK, 3 di antaranya usia 7 dan 12 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/isolasi-mandiri-terpusat-di-gedung-balai-latihan-kerja-kota-kediri-sabtu-782021.jpg)