Breaking News:

Balon Udara Meledak

Balon Udara Meledak di Kabupaten Ponorogo, Tiga Warga Desa Ngabar Diperiksa Polisi

Satreskrim Polres Ponorogo telah mengumpulkan keterangan tiga orang dari Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

tribun jatim/sofyan arif candra
Rumah milik Lahuri di Dusun Demalang, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo hancur terkena ledakan balon udara, Jumat (6/8/2021). 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Polres Ponorogo mendalami kasus meledaknya balon udara disertai petasan di Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jumat (6/8/2021).

Sementara Satreskrim Polres Ponorogo telah mengumpulkan keterangan tiga orang dari Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

"Iya, Ngabar. Belum tersangka, kita minta keterangan gitu saja," kata Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Hendi Septiadi, Sabtu (7/8/2021).

Hendi belum bisa memastikan apakah jumlah saksi yang dipanggil akan bertambah karena hingga saat ini polisi masih melakukan masih penyidikan.

Seperti diketahui, ledakan balon udara disertai petasan mengakibatkan 4 rumah dan gedung sekolah menengah pertama (SMP) di Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo rusak, Jumat (6/8/2021).

Kapolsek Somoroto, AKBP Nyoto mengatakan peristiwa tersebut terjadi pagi hari pukul 5.45 WIB.

Baca juga: Masih Ada 7 Warung Bandel yang Buka saat Jam Malam di Kota Surabaya

"Ledakannya besar hingga masyarakat tidak berani mendekat. Setelah kita datang olah TKP memang banyak terjadi kerusakan kaca rumah penduduk pecah," kata Nyoto, Jumat (6/8/2021).

Ledakan tersebut juga terdengar sampai Mapolsek Somoroto yang berjarak 3 Kilometer dari lokasi.

"Begitu dengar ledakan langsung (kita) mencari sumber (ledakannya)," lanjutnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Namun pemilik rumah menderita kerugian sampai Rp 10 juta.

Sedangkan kerugian SMPN 2 Kauman mencapai Rp 15 sampai 20 juta.

BACA BERITA PONOROGO LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved