Breaking News:

Berita Gresik

Kondisi Terbaru 2 Anak Yatim di Gresik yang Dianiaya di Panti Asuhan, Tinggal di Kos Berlantai Tanah

Kondisi 2 bocah yatim korban penganiayaan anak pemilik panti asuhan di daerah Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur cukup memi

Penulis: Willy Abraham | Editor: Musahadah
surya/willy abraham
2 anak yatim di Gresik korban penganiayaan di panti asuhan Kecamatan Benjeng kini tinggal di kos daerah Kebomas. 

SURYA.co.id | GRESIK – Kondisi 2 anak yatim di Gresik korban penganiayaan anak pemilik panti asuhan di daerah Munggugebang, Kecamatan Benjeng kini cukup memilukan. 

Setelah dianiaya hingga akhirnya ke luar dari panti asuhan, dua bocah yatim berinisial MFS dan DRS itu kini tinggal bersama keluarganya di daerah Kebomas, Gresik, Jawa Timur. 

Mereka tinggal di sebuah rumah kos sederhana, berdinding batako dan berlantai tanah. 

Tempat kos sederhana itu dihuni empat orang, yakni MFS, DRS, ibu dan nenek mereka, Fatimah. 

Kehidupan mereka hanya mengandalkan pekerjaan ibu dan neneknya sebagai asisten rumah tangga. 

Karena kondisi itu lah kerap kali mereka menunggak membayar kos Rp 400 ribu sebulan.

Meski kondisi pas-pasan, Fatimah yang ditemui di kediamannya mengaku bercita-cita kedua cucunya menjadi anak yang berhasil. 

Karena itu lah mereka menitipkan MFS dan DRS di panti asuhan di daerah Benjeng. 

Namun, yang terjadi malah sebaliknya.

Kedua cucunya justru menjadi korban penganiayaan anak pemilik panti asuhan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved