Breaking News:

Berita Lamongan

Siswi Kelas 2 SD Yatim Piatu Setelah Orangtua Terpapar Covid-19, Bupati Lamongan Janjikan Beasiswa

Az Zaira menjadi anak yatim piatu karena bapak ibunya meninggal beruntun dalam rentang setahun akibat terpapar Covid-19.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menjenguk anak yatim piatu karena bapaknya meninggal akibat Covid-19 di Tumenggungan, Kamis (5/8/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Berapa jumlah anak di Lamongan yang membutuhkan uluran tangan pemda setelah orangtuanya meninggal akibat Covid-19, menjadi perhatian serius Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.

Tetapi Yuhronur menegaskan bahwa Pemkab Lamongan berkomitmen memberi bantuan pendidikan untuk anak-anak yatim piatu, tidak mampu dan berprestasi.

Yuhronur menegaskan hal itu saat menemui Shafana Az Zaira (7), anak dari warga gang Kauman IV, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan, Kamis (5/8/2021). Az Zaira menjadi anak yatim piatu karena bapak ibunya meninggal beruntun dalam rentang setahun akibat terpapar Covid-19.

Bocah yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar (SD) dan ditinggal ayahnya, Sugeng Supriyanto (34), pada Januari 2021. Sementara sang ibu, Lailatul Mufida (31), yang berprofesi sebagai bidan, lebih dulu meninggal dunia pada Januari 2020.

Yuhronur menjelaskan, Az Zaira akan akan mendapatkan beasiswa program pendidikan berkualitas dan gratis (Perintis) dari Pemkab Lamongan. "Ini masih kita data. Kita pastikan akan ada beasiswa untuk mereka yang yatim dan yatim piatu. Khususnya mereka yang yatim piatu, karena orangtuanya terpapar Covid-19," ungkap Yuhronur.

Mengenai jumlah anak yang menjadi yatim dan yatim piatu, akibat orangtuanya meninggal karena terpapar Covid-19, Yuhronur mengaku masih menunggu data dari setiap desa.

"Belum final datanya, berapa anak yatim dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal karena terpapar Covid-19. Masih proses pendataan di tingkat desa. Nanti akan kami sampaikan datanya jika sudah lengkap," ungkapnya.

Beasiswa untuk para pelajar dan mahasiswa, ungkap Yuhronur, sejatinya tidak hanya untuk mereka yang yatim atau yatim piatu. Tetapi juga untuk siswa dan mahasiswa tidak mampu. "Termasuk anak-anak berprestasi juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah, " katanya.

Ada banyak beasiswa untuk anak-anak Lamongan. Ia berkomitmen dunia pendidikan juga menjadi perhatiannya untuk warga Lamongan. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved