Breaking News:

Berita Gresik

Cari Uang Jajan Tanpa Kerja, Warga Gresik Ini Pilih Curi Pompa Air Tambak

hasil penjualan pompa air tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, juga untuk membayar kost bahkan untuk jajan

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sugiyono
Terdakwa MH menjalani sidang secara online di Pengadilan Negeri Gresik, Kamis (5/8/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Kalau lama tidak ada kegiatan, biasanya orang mudah terhasut untuk berbuat tidak baik. Itu dilakukan MH (21), warga Desa Tanjangawan, Kecamatan Ujungpangkah Gresik, yang memilih mencuri pompa air di tambak agar bisa mendapat uang dengan cara gampang.

MH telah tertangkap beberapa waktu lalu dan Kamis (5/8/2021) menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Ia dihadirkan sebagai terdakwa dalam sidang yang digelar online itu.

Kepada hakim, MH mengakui perbuatannya telah mencuri pompa air sebanyak empat kali. Semua adalah pompa milik para petani yang ditinggal di tambak.

Dan hasil penjualan pompa air tersebut digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, juga untuk membayar kost bahkan untuk jajan.

MH juga berdalih melakukan pencurian itu atas ajakan temannya, D, yang saat ini menjadi daftar pencarian orang (DPO). “Awalnya saya hanya tinggal di rumah. Kemudian, datang D yang membawa kendaraan roda tiga. Kemudian saya diajak berangkat ke tambak. Saat itu melihat mesin pompa air, lalu saya ambil dan dinaikkan ke motor milik D," kata MH.

Pompa curian tersebut langsung dijual ke tukang rosokan seharga Rp 350.000. Uangnya dibagi dua dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. "Hasil curian langsung dijual ke tukang rosokan, terjual Rp 350.000. Uangnya buat jajan, bayar kosan dan kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Sidang yang dipimpin majelis hakim Arni Mufida Talib akhirnya ditunda pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved