Breaking News:

Berita Lamongan

Ayahnya Meninggal Terpapar Covid-19, 3 Anak di Lamongan Jadi Yatim, Anggota Dewan Usulkan Beasiswa

Tiga anak di Lamongan menjadi yatim setelah bapaknya meninggal dunia terpapar Covid-19

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Wakil Ketua DPRD Lamongan, Husnul Aqib menyerahkan bantuan saat bertandang ke rumah 3 anak yatim , Kamis (5/8/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Aulia Nisa'ul Lubabah (8) kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah, Alvis Haidar at-Thohir (6) kelas TK B dan Alfiana Nur Aisyah (2,5) kini menjadi yatim setelah bapaknya, Slamet (37), seorang guru honorer salah satu sekolah swasta di Kabupaten Lamongan meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Kini, ketiga orang anak tersebut membutuhkan perhatian penuh.

"Mas Slamet terpapar Covid-19 dan sempat menjalani perawatan selama 6 hari di rumah sakit hingga meninggal dunia," ungkap Ro'iyatun, istri almarhum, Kamis (5/7/2021).

Menurut Ro'iyatun, suaminya sebagai seorang guru honorer sambil bekerja serabutan untuk menambah penghasilan untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Sejak suaminya meninggal, Ro'iyatun belum bisa menentukan langkah apapun, termasuk mencari nafkah untuk kebutuhan ketiga anaknya.

Pasca meninggalnya sang suami, Ro'iyatun berharap ada kepedulian pemerintah terhadap pendidikan ketiga anaknya.

"Saya ingin anak-anak bisa melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi. Semoga nanti ada perhatian pemerintah, memberikan beasiswa," ungkapnya.

Ro'iyatun sejatinya ingin juga bekerja secepatnya yang terpenting halal. Namun yang jadi beban, jika bekerja keluar rumah, maka ketiga anaknya akan menjadi pengawasan orang tuanya yang serumah dengannya.

Selama ini, ia tidak bekerja dan hanya sebagai ibu rumah tangga.

"Yang kerja hanya suami, saya hanya ibu rumah tangga," katanya.

Ro'iyatun berdoa semoga Allah akan memberi jalan rezeki untuk ia dan anak-anaknya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved