Breaking News:

Berita Trenggalek

Tanah Longsor di Dua Titik Ancam 2 Rumah Warga di Trenggalek, Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Rabu (4/9/2021).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
Istimewa/BPBD Trenggalek
Tanah longsor terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, Trenggalek, Rabu (4/9/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngerdani, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Rabu (4/9/2021).

Ada dua lokasi tanah longsor di dusun tersebut, yakni di RT 07 RW02 dan RT 04 RW 01. Tanah longsor di dua lokasi itu sama-sama menimpa salah satu bagian rumah warga setempat.

Di RT 07, tanah longsor terjadi akibat tembok penahan tanah ambrol. Sehingga, material tembok longsor.

"Tembok penahan tanah di sana longsor, sehingga menimbun sebagian samping rumah Bapak Kanimun," jelas Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek Tri Puspitasari.

Sementara di satu lokasi lainnya, tanah longsor terjadi di tebing setinggi 4 meter dengan panjang 15 meter.

Material tanah yang longsor menimpa dinding dapur rumah warga setempet, Siswanto. Banyaknya material tanah yang menimpa bagian rumah itu membuat dinding dapur jebol.

Puspitasari menjelaskan, longsor di dua titik di dusun tersebut terjadi setelah wilayah itu diguyur hujan dengan intensitas sedang pada Selasa (3/8/2021).

Hujan berlangsung seharian, mulai pukul 06.00 hingga 19.15 WIB.

Hujan tersebut kemudian membuat kondisi tanah merapuh, sehingga bencana tanah longsor pun terjadi pada Rabu (4/8/2021), sekitar pukul 10.50 WIB.

Puspitasari menjelaskan, tim BPBD, Babinsa, dan perangkat desa langsung meninjau ke lokasi setelah menerima laporan adanya tanah longsor.

"Untuk proses pembersihan, akan dilakukan secara gotong royong menunggu hujan mereda dan kondisi aman," tutur dia.

Pihaknya juga mengimbau agar pemilik rumah yang bangunannya terancam longsor untuk tetap waspada.

Mereka diminta untuk berjaga-jaga apabila longsor susulan terjadi.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian tanah longsor itu. Petugas juga telah menghitung nilai kerugian materiil dari kerusakan bangunan dua rumah terdampak tanah longsor.

"Untuk satu titik, kerugiannya sekitar Rp 15 juta. Sementara satu titik lainnya, kerugiannya sekitar Rp 9 juta," kata Puspitasari.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved