Breaking News:

Stok Vaksin Covid-19 di Surabaya Kosong, Bolehkah Suntik Dosis Kedua Terlambat? Ini Kata Dokter

Stok vaksin Sinovac di Surabaya kosong. Bolehkah suntik dosis kedua terlambat? Simak penjelasan dokter berikut ini.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Musahadah
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Petugas kesehatan saat menyiapkan vaksin COVID-19 dalam vaksinasi massal di lapangan Thor komplek Gelora Pancasila Surabaya, Kamis (29/7/2021). 

Penulis: Alif Nur | Editor: Musahadah

SURYA.CO.ID - Kekosongan stok vaksin Covid-19 jenis Sinovac di Surabaya menjadi sorotan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti.

Hal tersebut berdampak pada keterlambatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua terhadap sejumlah masyarakat.

"Banyak yang kemudian datang ke puskesmas tapi belum tersedia, sementara jadwal vaksinasi Sinovac dosis kedua sudah jatuh pada hari-hari ini," ungkap Reni, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Lokasi Vaksin Covid-19 di Surabaya Hari ini 4 Agustus: Sinovac Dosis 2 di Puskesmas dr Soetomo

Reni khawatir keterlambatan penyutikan vaksin dosis kedua dapat berdampak pada efektivitas pembentukan antibodi.

"Jika sudah ada jadwal dan tempat vaksinasi kedua, segera disampaikan ke warga. Jangan melebihi waktu yang telah ditentukan.

Saya khawatir akan berdampak pada efektivitas vaksin dalam membentuk antibodi," tutur Reni.

Lantas, apakah boleh suntik vaksinasi dosis kedua terlambat?

Dokter spesialis paru dan perawatan kritis Joseph Khabbaza, MD. menjelaskan hal tersebut.

Menurutnya, orang yang terlambat mendapatkan vaksin Covid-19 kedua dianjurkan segera menjadwalkan ulang vaksinasi Covid-19.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved