Berita Malang Raya

Soal Bantuan untuk Pelaku Pariwisata di Kabupaten Malang, Ini Kata Bupati Sanusi

Ketua Kadin Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo ikut menjelaskan kondisi terkini pelaku usaha pada masa PPKM Level 4.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/erwin wicaksono
Lokasi wisata Coban Nirwana di Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi belum membahas rencana pemberian bantuan bagi pelaku pariwisata yang terdampak PPKM Level 4.

Sanusi  mengaku dirinya masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat terlebih dahulu.

Alhasil, realisasi pemberian bantuan bagi pelaku pariwisata masih semu.

"Tergantung dari (pemerintah) pusat, kami di daerah kan melakukan instruksi dari pusat. Belum dirumuskan. Nah ini nunggu petunjuk. Nanti kami rapatkan bareng," ungkap Sanusi ketika dikonfirmasi usai seremoni bagi-bagi masker, Selasa (3/8/2021).

Sanusi menegaskan pihaknya sudah berkontribusi dalam pemberian bantuan bagi warga terdampak PPKM Level 4.

Ia menyebutkan penyaluran bantuan 2.001 ton beras yang telah dilakukan baru-baru ini, dari Kementerian Sosial.

"Selama ini bantuan beras 10 kilogram untuk warga terdampak yang data di Kementerian Sosial. Sudah kami berikan 2.001 ton lebih," tandasnya.

Baca juga: Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Kota Malang, Rencananya akan Digelar di Lokasi Ini

Di sisi lain, Ketua Kadin Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo menjelaskan kondisi terkini pelaku usaha pada masa PPKM Level 4.

"Dari 1.000 anggota saya, lebih dari 50 persen orang yang gulung tikar. Sektor yang paling banyak souvenir oleh-oleh, pedagang kuliner dan pengusaha cafe dan tempat hiburan juga," ungkapnya.

Kendati demikian, Priyo mengkiaskan jika dirinya tak bisa berbuat banyak terkait adanya perpanjangan PPKM ini.

"Itu kebijakan pemerintah walaupun itu menyakitkan bagi pelaku usaha bisnis UMKM," terang Priyo.

Priyo mengaku berkali-kali sudah menyampaikan aspirasi pedagang kepada pemerintah.

"Seperti pedagang kaki lima bisa diperpanjang waktu jualannya. Karena mereka buka jam 4 sore tutup jam segitu (jam 8) mereka dapat apa. Sudah sering saya sampaikan di webinar dan sebagainya," akunya.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved