Breaking News:

Berita Lamongan

Penjual Pernak Pernik HUT Kemerdekaan RI di Lamongan Keluhkan Sepinya Pembeli

Warga Jawa Barat ini rutin setiap bulan Agustus datang ke Lamongan untuk memburu rezeki dengan menjual pernak-pernik untuk memeriahkan HUT RI.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Penjual pernak pernik HUT Kemerdekaan RI asal Jawa Barat yang mangkal di Jalan Airlangga, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, mengeluhkan sepinya pembeli, Rabu (4/8/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Setiap tahun awal bulan Agustus hingga pertengahan bulan, rutin menjadi kesempatan bagi penjual pernak pernik untuk meriahkan Hari Kemerdekaan RI, seperti bendera merah putih, umbul-umbul dan beragam aksesoris lainnya.

Penjual pernak-pernik Agustusan menjamur hampir di semua daerah. Dan momen Agustus ini menjadi harapan para penjual.

Seperti di Lamongan, sejak awal Agustus mulai dibanjiri penjual pernak-pernik HUT Kemerdekaan RI. Mereka datang dari wilayah Jawa Barat, seperti Garut dan sekitarnya.

Para penjual pernak-pernik ini datang berombongan dengan membawa barang dagangan pernak-pernik.

Warga Jawa Barat ini rutin setiap bulan Agustus datang ke Lamongan untuk memburu rezeki dengan menjual pernak-pernik atau aksesoris untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

Cepry Supriyadi (45) warga Garut mengungkapkan, penjualan pernak-pernik tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pandemi Covid-19 ini betul-betul membuat pedagang mengalami penurunan pendapatan.

Ia bersama-sama teman-temannya selalu datang ke Lamongan setiap bulan Agustus untuk berjualan bendera merah-putih, umbul-umbul, bendera rempel, dan beragam pernak-pernik di momen bulan kemerdekaan.

"Tahun ini sepi pembeli, pendapatan menurun drastis jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, " ungkap Cepry.

Meski begitu, Cepry dan penjual lainnya tetap menggelar dagangannya karena dinilai menjadi bulan yang tepat untuk berjualan pernak pernik dan mendapatkan rezeki dari penjualan ini.

"Omzet penjualan menurun drastis. Turun sampai 75 persen dibandingkan tahun lalu," kata Cepry Rabu (4/8/2021).

Dua tahun lalu, pembeli pernak-pernik HUT Kemerdekaan RI masih bisa diharapkan. Namun tahun 2021 ini cukup berat, karena sepi pembeli.

Ia menyadari pandemi Covid-19 menjadi penyebab sepinya pembeli. Bahkan ada di antara temannya, sejak sepekan belum satu pun barang dagangannya laku terjual.

Sebelum pandemi, dalam sehari bisa laku 10 hingga 20 jenis pernak-pernik. Namun tahun ini sehari terkadang hanya laku 1 hingga 3 barang. Bahkan kebanyakan tidak laku.

Harganya mulai Rp 30 ribu hingga Rp 250 ribu. Bendera yang paling disuka yaitu jenis umbul-umbul ,tapi sekarang tidak banyak yang membeli jenis tersebut.

Ia berharap masih bisa mendapatkan keuntungan dari barang dagangan yang dijualnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved