Breaking News:

Liga Spanyol

Messi Sudah Balik ke Barcelona, Tapi Terancam Tak Boleh Dimaiankan di Laliga, Ini Sebabnya

Lionel Messi yang sudah habis kontrak dengan Barcelona dan sempat menganggur tanpa klub beberapa bulan akhirnya kembali ke Barcelona.

Editor: Suyanto
Twitter @Barcelonafc
Penyerang Barcelona, Lionel Messi sudah kembali ke Barcelona. Tapi Messi dan empat rekrutan baru Barcelona terancam tidak boleh dimainkan di Laliga 

SURYA.co.id I BARCELONA - Lionel Messi yang sudah habis kontrak dengan Barcelona dan sempat menganggur tanpa klub beberapa bulan akhirnya kembali ke Barcelona.

Presiden El Barca, Joan Laporta, menyampaikan kabar itu saat diwawancarai media olahraga Marca, dalam sesi perkenalan Emerson Royal sebagai pemain baru Barcelona di Stadion Camp Nou, Senin (2/8/2021),

Disebutkan, Lionel Messi, yang sudah mempersembahkan 10 gelar Liga Spanyol untuk Barcelona telah memperpanjang kontraknya.

Kontrak pemain yang enam kali menjadi Pemain Terbaik LaLiga ini, kedaluwarsa pada 1 Juli 2021.

"Setiap malam saya bermimpi indah ketika saya memikirkan Messi," kata Joan Laporta seperti dilansir BolaSport.com dari AS. "Kami melakukan segala kemungkinan bagi Messi untuk bisa berada di sini."

"Negosiasi berjalan dengan baik, ke arah yang kami harapkan, dan Messi ingin melanjutkan kariernya di Barcelona. "Saya bersyukur dia mau bertahan di Barcelona," ucap Laporta melanjutkan.

Baca juga: Nasibmu Griezman, Jadi Tumbal Messi, Ditawarkan ke Juve, Atletico, Man City, Kini Terkatung-katung

Joan Laporta sebelumnya pernah menjabat sebagai Presiden Barcelona dalam periode 15 Juni 2003 hingga 30 Juni 2010. Bersama Laporta, Lionel Messi membawa Barcelona menjuarai Liga Champions pada 2006 dan 2009.

Kendati sudah lega dengan keputusan Lionel Messi, Joan Laporta masih pusing karena Lionel Messi dan empat pemain baru Barcelona yang direkrut pada bursa transfer musim panas 2021, terancam tidak boleh diturunkan Barcelona di Laliga.

Keempat baru lainnya itu terdiri Emerson Royal, Sergio Aguero, Eric Garcia, dan Memphis Depay.

Mengapa begitu? Penyebabnya karena Barcelona telah melampaui batas pengeluaran gaji pemain yang sudah ditetapkan LaLiga.

Aturan baru dari LaLiga tentang parameter Financial Fair Pla untuk musim 2021-2022 mengharuskan Barcelona menurunkan pengeluaran gaji di angka 150 juta euro (sekitar Rp 2,55 trilun).

Padahal untuk musim 2020-2021 saja, Barcelona sudah mengeluarkan biaya 350 juta euro (sekitar Rp 5,96 triliun) untuk biaya gaji Lionel Messi cs.

Baca juga: Ballon dOr 2021, Lionel Messi Terfavorit, Ini 4 Pesaingnya, Ronaldo Tak Masuk

Laporta pun menyatakan akan meminta kepada LaLiga untuk memberikan keringanan sehingga bisa merekrut pemain baru dan memasukkan Messi ke skuad Barcelona.

"Kami menginginkan lebih banyak fleksibilitas dari LaLiga jika memungkinkan, seperti yang dilakukan liga lain di seluruh benua untuk tim," kata Joan Laporta.

"Mengenai Messi, itu berjalan dengan baik."Kami mencoba menyelesaikan masalah yang perlu diselesaikan."

"Kami semua ingin Messi berada di LaLiga karena dia adalah superstar global dan menarik penggemar dan kehadirannya membantu LaLiga," ucap Laporta menambahkan.

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved