Breaking News:

Berita Surabaya

Jumlah Pasangan Calon Pengantin di Jatim yang Batal Menikah Pada Masa PPKM Mencapai 1.810

Pada masa PPKM dari tanggal 3 hingga 25 Juli 2021, jumlah pasangan calon pengantin yang membatalkan pernikahan di Jawa Timur mencapai ribuan

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sulvi Sofiana
Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jawa Timur, Mohammad Nurul Huda 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jawa Timur, Mohammad Nurul Huda memaparkan, ada ribuan pasangan calon pengantin di Jatim telah membatalkan pernikahan.

Berdasarkan data yang diambil pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dari tanggal 3 hingga 25 Juli 2021, jumlah pasangan calon pengantin yang membatalkan pernikahan sekitar 1.810 di Jatim.

"Adapun data pada masa PPKM level 4 tanggal 26 juli hingga 2 Agustus 2021 belum masuk pada kami. Meski demikian bisa terjadi penambahan data," ujarnya, Rabu (4/8/2021).

Lebih lanjut, Nurul Huda mengungkapkan beberapa alasan yang menjadi penyebab menunda pernikahan adalah salah satu pasangan atau keluarganya terpapar virus Covid-19. Kemudian, kebijakan PPKM kembali diperpanjang hingga 9 Agustus 2021.

"Mereka memilih menunda, karena ingin menikah setelah masa PPKM berakhir," tuturnya.

"Kami sangat berharap seluruh pegawai di Kementerian Agama harus menjadi orang yang paling terdepan dalam menerapkan 5M dan 1D yang artinya doa," lanjutnya

Huda sangat berharap kepada masyarakat, agar tetap memenuhi ketentuan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

"Apa yang sudah dirumuskan dan ditetapkan pemerintah tentunya demi keselamatan kita semua bersama. Saya sangat berharap protokol kesehatan tetap diikuti. Ketika menerapkan protokol kesehatan dengan taat, maka Covid-19 segera berlalu," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved