Breaking News:

Berita Surabaya

Imbas Perpanjangan PPKM, Puluhan Calon Pengantin di Surabaya Batal Menikah

Sejumlah pasangan calon pengantin di Kota Surabaya batal menikah selama masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi calon pengantin menikah di tengah pandemi Covid-19. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sejumlah pasangan calon pengantin di Kota Surabaya batal menikah selama masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya mencatat, hingga saat ini pasangan calon pengantin yang mengalami penundaan pelaksanaan pernikahan sebanyak 76.

PLT Kasi Bimas Kemenag Kota Surabaya, Muhammad Ali Faiq mengatakan, jumlah tersebut didapat dari 31 kecamatan di seluruh Kota Surabaya.

"Jumlah tersebut sejak periode PPKM Darurat sampai sekarang PPKM Level 4," ujar Muhammad Ali Faiq, Rabu (4/8/2021).

Menurutnya, ada beragam hal yang menjadi penyebab pembatalan pernikahan. Antara lain, salah satu pasangan pengantin terpapar Covid-19. Penyebab lain, pasangan calon pengantin sengaja mengubah acara nikah setelah kebijakan tersebut dicabut oleh pemerintah.

Tidak menutup kemungkinan, data pembatalan nikah bisa terus bertambah. Mengingat, pemerintah telah memperpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021.

"Calon pengantin inginnya menunggu masa PPKM selesai. Jadi nikah di luar masa tersebut," terangnya.

Faiq berharap, semoga masyarakat Kota Surabaya selalu taat protokol kesehatan dan aturan-aturan yang berlaku demi mengurangi penyebaran virus Corona varian baru.

"Terutama calon pengantin, wali nikah dan saksi nikah. Patuhi protokol kesehatan dan ketentuan yang ada agar mereka juga terhindar dari virus tersebut," tuntas Faiq.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved