Breaking News:

Kasus Donasi Rp 2 Triliun

Kasus Donasi Rp 2 Triliun, Ini Reaksi Gubernur Sumsel pasca Terbongkar, Dari Awal Sudah Curiga

Herman Deru meminta agar Heriyanti yang merupakan anak Akidi Tio dihukum karena telah menimbulkan kegaduhan.

Editor: Suyanto
Kolase YouTube Tribun Sumsel/Humas Polda Sumatera Selatan
Putri Sulung Akidi Tio, Heriyati dijemput Polisi (kiri) Foto kanan: Heriyanti saat menyampaikan secara simbolis sumbangan Rp 2 Triliun di Mapolda Sumsel, 26 Juli 2021 lalu. 

SURYA.co.id I PALEMBANG - Sumbangan keluarga Akidi Tio sebesar Rp 2 Triliun terungkap ternyata diduga hanya bohong-bohongan alias hoaks.
Kasus itu kini ditangani Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Menanggapi kasus itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru beraksi keras.

Herman Deru meminta agar Heriyanti yang merupakan anak Akidi Tio dihukum karena telah menimbulkan kegaduhan.

"Saya sebagai pemimpin Sumsel minta kepada Polri menindak tegas siapa pun yang membuat kegaduhan polemik. Sehingga, suasana saat kita menangani pandemi Covid-19 menjadi terusik. Ini sudah bikin gaduh, harus ditindak tegas," kata Herman saat menggelar konferensi pers, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Kasus Donasi Rp 2 Triliun, Begini Kondisi Rumah Anak Akidi, Warga Sekitar Pada Ngerumpi

Herman menjelaskan, sedari awal pemberian bantuan dengan nilai fantastis tersebut, ia menemukan kejanggalan.

Bahkan, Herman sempat menggunakan jaringan bisnisnya untuk mencari sosok Akidi, tetapi tak ada yang mengetahui latar belakang almarhum.

"Kita ini kan manusia yang hidup bergaul, tentu indikasinya bisa kita baca dengan pada tanggal 26 kemarin (saat memberikan bantuan), tapi sudah lengkap langkah Polda dengan menangkap oknum tersebut," ujarnya.

"Kita tidak tahu apa keinginannya, sehingga melakukan hal di luar batas kemampuan berpikir kita. Saya minta tegas apa yang telah diperbuat oleh oknum individu dan keluarga, kalau berlarut bisa mempermalukan institusi," tambah Herman.

Baca juga: BREAKING NEWS, Heriyanti Putri Akidi Tio, Suami serta Anak Selesai Diperiksa, Begini Reaksinya

Selama ini, Herman mengaku bantuan untuk penanganan Covid-19 memang banyak yang menyumbang. Namun, rata-rata bantuan itu diberikan berupa fisik, bukan uang. "Kalau saya secara pribadi selalu selektif saya minta. Kalau orang nyumbang, Satgas Covid-19 nyumbang material, bukan duit," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Ternyata Penipuan, Gubernur Sumsel: Sudah Bikin Gaduh, Harus Ditindak Tegas

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved