Breaking News:

Berita Bangkalan

Dua Pekan PPKM, Zona Merah Tersisa Dua Kecamatan; Bupati Bangkalan Klaim Pelanggar Prokes Menurun

Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di RSUD Syamrabu Bangkalan yang terus menurun hingga di 34,36 persen

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad faisol
Update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan hingga Senin (2/8/2021) menyisakan zona merah di Kecamatan Kamal dan Kecamatan Galis. 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Selama dua pekan terakhir pelaksanaan PPKM darurat disusul PPKM level 3, zona merah atau beresiko tinggi penyebaran Covid-19 mengalami pengurangan drastis.

Berdasarkan Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan hingga Senin (2/8/2021), hanya tersisa dua kecamatan yang masuk zona merah, yaitu Kecamatan Kamal dan Galis. Itu setelah Kecamatan Modung dan Kwanyar kembali ke zona oranye atau beresiko sedang tingkat penyebaran Covid-19.

Menguapnya hot spot wabah Covid-19 di Bangkalan itu, tidak lepas dari meningkatnya peran serta masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama beraktivitas di luar rumah.

“Ada kecenderungan pelanggaran prokes terjadi di akhir pekan, namun secara keseluruhan jumlah pelanggar prokes menurun. Kami terus mengevaluasi bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan,” ungkap Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Satgas Covid-19 Nasional di Pendapa Agung, Senin (2/8/2021).

Rakor secara virtual yang diikuti 128 Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota se Jawa-Bali itu sebagai upaya menggali informasi dan menganalisa Situasi dan Implementasi Program Penanganan Pandemi Covid-19 di Daerah.

“Selama PPKM Darurat hingga PPKM Level 3, gelar operasi yustisi dan penyekatan terus ditingkatkan bahkan hingga dua kali dalam sehari,” jelas Ra Latif selaku Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan.

Selain menyisakan dua kecamatan zona merah, kabar sedikit melegakan diperoleh dari Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di RSUD Syamrabu Bangkalan yang terus menurun hingga di 34,36 persen dari 163 bed.

“Bahkan sejak 29 Juli 2021 lalu, kami telah melakukan alih fungsi sebanyak 229 bed di RSUD Syamrabu Bangkalan menjadi 163 Bed non-Covid-19,” jelas Ra Latif.

Selama sepekan terakhir terhitung 25-31 Juli 2021 pada Status Terkini Covid-19 Kabupaten Bangkalan, trend kasus aktif cenderung menurun. Penambahan kasus aktif hanya terjadi pada periode 28-29 Juli dengan total 37 kasus.

Hingga 31 Juli 2021, kasus aktif terdata 537 orang, 313 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, 149 orang lainnya dirawat di RSUD Syamrabu, dan 75 orang sisanya menjalani perawatan di rumah sakit di Surabaya.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved