Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Dokter Reisa Serukan Universal Masking, Paling Efektif Pakai Masker Doble

Dokter Reisa menjelaskan, gerakan pakai masker ini sudah menjadi gerakan dunia dan telah diterapkan oleh negara-negara maju.

Editor: Suyanto
Instagram/kompas.com
Dokter Reisa Broto Asmoro, juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 di Indonesia 

SURYA.co.id I JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Dokter Reisa Broto Asmoro kembali mengingatkann gerakan pakai masker yang diserukan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Dilansir laman resmi Satgas Covid-19, covid19.go.id, Dokter Reisa menjelaskan, gerakan pakai masker ini sudah menjadi gerakan dunia dan telah diterapkan oleh negara-negara maju.

“Di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa, seruan tersebut dikenal dengan ‘Universal Masking’. Maknanya, semua orang wajib memakai masker,” ujar Dokter Reisa, yang juga Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Pemerintah Republik Indonesia.

Universal Masking dianjurkan karena terbukti dapat memperlambat penyebaran COVID-19. Dokter Reisa menyebut bahwa penelitian Dokter Derek Chu dan koleganya yang diterbitkan pada 1 juni 2020 tahun lalu menyatakan risiko tertular percikan air atau yang kita kenal sebagai droplet dari orang lain dan masuk ke mulut atau hidung kita turun 45% dengan memakai masker kain.

“Dan apabila memakai masker bedah, risiko makin turun ke tingkat 70%. Terbukti efektif kan?” terang Dokter Reisa.

Dalam rangka melawan varian Delta yang lebih mudah dan cepat menular, maka pemerintah sudah melakukan peningkatan upaya melindungi diri dari penularan Covid-19.

Salah satunya adalah dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai upaya menurunkan mobilitas dan menekan kontak antara orang dengan orang.

Baca juga: UPDATE COVID INDONESIA: Sehari 22.404 Kasus, Meninggal 1.568 , Ini Tips Cepat Sembuh dari Covid

Bersamaan dengan PPKM, Pemerintah Indonesia juga menyarakan dimulainya kebiasaan memakai dua atau pakai masker ganda (double masking). Pemakaian masker dobel ini artinya memadukan masker bedah dilapisi dengan masker kain.

“Gunanya? Filtrasi atau daya saring masker akan semakin tinggi/ Penelitian Dr. Emily Sickbert Bennet dkk, membuktikan filtrasi masker dobel naik diatas 80%,” ujar Dokter Reisa.

Dokter Reisa juga menambahkan bahwa penelitian penggunaaan masker kain dan masker medis secara bersamaan juga di konfirmasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau CDC di Amerika Serikat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved