Breaking News:

Berita Surabaya

Baru Tercapai 60 Kantong, JCI Tambah Hadiah untuk Capai Target 200 Kantong Plasma Konvalesen

Kegiatan donor darah plasma konvalesen yang digelar Junior Chamber International East Java selama 5 Minggu terakhir hanya menghasilkan 60 kantong

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
Istimewa/JCI East Java
Hendy Setiono, saat mendonorkan darah plasma konvalesen dalam kegiatan yang digelar JCI East Java di gedung Srijaya, Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kegiatan donor darah plasma konvalesen yang digelar Junior Chamber International (JCI) East Java selama lima Minggu terakhir hanya menghasilkan 60 kantong.
Padahal, komunitas pengusaha muda tersebut mentargetkan 200 kantong.

Project Director Donor Plasma Konvalesen JCI East Java, Yohan Tanoko mengatakan, tidak tercapainya target tersebut karena memang harus lolos screening ketat dari Palang Merah Indonesia (PMI).

"Ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi sesuai aturan dari PMI. Kami hanya berhasil kumpulkan 60 kantong dari 30 pendonor yang lolos screening untuk plasma konvalesen," jelas Yohan Tanoko, Senin (2/8/2021).

Meski begitu, JCI East Java masih membuka kesempatan kembali untuk para penyitas Covid-19 yang merasa layak donor plasma konvalesen untuk mendaftar ke PMI melalui mereka. Mereka menyediakan kembali hadiah dan mengajak para influencer media sosial untuk mengkampanyekan donor plasma konvalesen ini.

Hadiah yang disiapkan kali ini adalah voucher belanja senilai Rp 350.000 sebagai tambahan sebelumnya, yang bagi pendonor yang lolos screening, ada uang tunai Rp 250.000.

“Jadi kami menyediakan berbagai macam voucher dari brand-brand pilihan supaya ini sebagai reward buat para pendonor, supaya menarik minat dari para pendonor semakin banyak juga yang tahu dengan gerakan kita ini,” ungkap Yohan.

Influencer yang digandeng saat ini adalah Hendy Setiono, owner dari Kebab Baba Rafi. Influencer ini diharapkan bisa mengerahkan follower yang supaya bisa lebih tahu tentang kegiatan JCI East Java dan ikut serta.

Hendy yang juga penyintas Covid-19 merasa bersyukur diajak JCI East java untuk menjadi pendonor plasma konvalesen.

"Ke depannya, kami mengajak penyintas lainnya agar mensukseskan gerakan sosial membantu pasien yang sekarang sedang berjuang sembuh dari paparan virus Covid 19 ini," ungka Hendy.

Hendy setuju untuk mengajak alumnus Covid-19 lain yang sudah sembuh dan diakui responnya cukup positif. Pihaknya melihat banyak dari mereka yang sudah sembuh, sudah menerima plasma donor dan tergerak untuk juga mendonorkan dan berkontribusi sebagai donor plasma kepada yang lain.

“Akan sangat membantu sekali buat misi pemerintah dalam memerangi dari adanya pandemi Covid-19 ini,” tandas Hendy.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved