Breaking News:

Berita Tulungagung

Susur Sungai Junjung Tulungagung, Menawarkan Pemandangan Perbukitan Goa Pasir hingga Candi Dadi

Goa pasir adalah situs sejarah dari era Kerajaan Majapahit yang terpelihara hingga sekarang.

Penulis: David Yohanes | Editor: Parmin
surya.co.id/david yohanes
Wisatawan di atas perahu wisata milik Yudi Winarno. 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Dengan cekatan, Yudi Winarno (58) mengendalikan batang kendali mesin perahu tempel berwarna hijau miliknya.

Sebentar kemudian perahu wisata itu melaju dari dermaga dekat jembatan SMN 2 Sumbergempol, perbatasan Desa Podorejo-Desa Junjung di Kecamatan Sumbergempol.

Mbah Win, panggilan akrabnya, mengarahkan perahu ke hilir menuju kawasan Desa Junjung.

“Kalau menurut wisatawan, pemandangannya bagus yang ke Junjung. Tapi suka-suka,” ujar ayah lima anak ini.

Lepas dari bawah jembatan, perahu melaju pelan di aliran sungai yang tenang ini.

Sebentar kemudian pemandangan indah tersaji di sebelah kiri perahu.

Deretan perbukitan yang hijau melingkar seolah mengikuti lika-liku sungai.

Dari atas perahu terlihat jelas Goa Pasir, salah satu situs cagar budaya yang ada di selatan sungai.

Goa pasir adalah situs sejarah dari era Kerajaan Majapahit yang terpelihara hingga sekarang.

Sementara di kejauhan ke arah depan terlihat Candi Dadi yang ada di puncak bukit.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved