Senin, 20 April 2026

Olimpiade Tokyo 2020

Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo, Ungkapan Anthony Ginting Usai Gagal ke Final Dijegal Chen Long

Gagal ke final membuat Anthony Sinisuka Ginting masih berpeluang membawa pulang ke Tanah Air medali di Olimpiade Tokyo 2020.

Editor: Fatkhul Alami
NOC INDONESIA
Hasil Bulutangkis Olimpiade Tokyo, Ungkapan Anthony Ginting Usai Gagal ke Final Olimpiade Tokyo 2020 Dijegal Chen Long 

SURYA.co.id | TOKYO - Langkah Anthony Sinisuka Ginting memburu medali emas terhenti. Ini setelah ganda putra Indonesia itu pada babak semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Anthony Sisnisuka Ginting gagal melangkah final Olimpiade Tokyo 2020. Dia dijegal wakil China, Chen Long pada babak semifinal, Minggu (1/8/2021).

Pada semifinal bulu tangkis tunggal putra Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Sisnisuka Ginting gagal membendung Chen Long dalam permainan straight game 16-21, 11-21 di Musashino Forest Plaza, Jepang, Minggu (1/8/2021).

Jalannya Pertandingan

Anthony Sinisuka Ginting tertinggal lebih dulu dari lawannya, Chen Long, yang unggul 0-2.

Anthony mampu menjaga margin skor sebelum menyamakan kedudukan menjadi 5-5.

Sayangnya, Anthony kecolongan. Pemain Indonesia itu tertinggal dengan selisih lima angka. Skor berubah menjadi 5-10.

Anthony sempat membalas dengan tambahan satu poin. Namun, Chen mencetak satu poin untuk unggul 6-11 pada interval gim kesatu.

Anthony mencoba bangkit. Namun, Chen tampil lebih baik dengan mendominasi laga.

Chen bahkan sempat unggul 10-17. Kesalahan yang dilakukan sendiri tidak membantu Anthony untuk mengejar perolehan skor lawan.

Anthony sempat merespons dengan empat poin beruntun untuk memperkecil ketertinggalan dari Chen menjadi 14-17.

Momentum Anthony rusak. Chen mampu menjaga keunggulan poinnya sampai memenangkan gim kesatu dengan skor 16-21.

Anthony sering melakukan error pada awal-awal gim kedua sehingga menguntungkan Chen.

Anthony sempat tertinggal 2-6. Namun, juara China Open 2018 itu dengan segera mampu menyamakan kedudukan menjadi 6-6.

Sayangnya, Chen kembali menjauh. Juara dunia dua kali tersebut melanjutkan dominasinya dan tidak membiarkan Anthony mengejar.

Tambahan lima poin beruntun membuat Chen kembali memimpin saat jeda.

Setelah interval gim kedua, Anthony mencoba memperkecil kedudukan.

Hanya saja, jarak poin justru makin melebar. Kedua pemain memiliki jarak enam poin saat Chen unggul 9-15.

Anthony gagal mengantisipasi serangan Chen dan membuatnya makin tertinggal. Skor 10-18 bagi keunggulan wakil Negeri Tirai Bambu.

Gagal mengantisipasi serangan Chen, Anthony harus rela menerima kekalahan.

Gagal ke final membuat Anthony Sinisuka Ginting masih berpeluang membawa pulang ke Tanah Air medali.

Pemain kelahiran Cimahi, Jawa Barat itu masih bisa medali perunggu.

Anthony akan menghadapi pemain Guatemala, Kevin Cordon.

"Saya harus segera melupakan kekalahan ini karena besok saya masih memiliki satu pertandingan lagi," kata Anthony, dilansir dari BolaSport.com.

"Saya harus berpikir tentang besok dan akan ada harapan bagi saya untuk meraih medali," imbuh Anthony Ginting.

Cordon sukses membuat kejutan setelah melaju hingga semifinal kendali saat ini hanya menempati peringkat ke-59 dunia.

Anthony pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan tersisa baginya untuk meraih medali pada Olimpiade pertamanya sebagai atlet.

"Itu akan berarti banyak bagi saya. Ini adalah Olimpiade pertama saya, saya sudah berusaha begitu keras," sambung Anthony Ginting.

"Untuk bisa mencapai babak ini adalah mimpi yang menjadi nyata jadi saya tidak ingin kehilangan kesempatan ini."

"Saya akan mencoba memulihkan kondisi saya, tetap fokus, dan menikmati momen ini."

Andai bisa meraih medali, Anthony akan memutus puasa medali Indonesia di Olimpiade dari nomor tunggal putra.

Terakhir kali pemain tunggal putra tanah air meraih medali di Olimpiade adalah pada 2004.

Kala itu Taufik Hidayat meraih medali emas sementara Sony Dwi Kuncoro meraih medali perunggu.

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved