Berita Jember
Empat Tenaga Kesehatan RSD dr Soebandi Jember Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Tenaga kesehatan RSD dr Soebandi Jember yang meninggal dunia akibat Covid-19 ada empat orang.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, JEMBER - Ratusan orang tenaga kesehatan di Kabupaten Jember terpapar Covid-19.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jember, selama pandemi ini ada 388 orang tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar Covid-19 hingga 24 Juli 2021.
Sampai kini, ratusan orang Nakes itu masih ada yang menjalani isolasi mandiri juga perawatan di rumah sakit.
Nakes yang terpapar itu tersebar di semua Puskesmas dan rumah sakit di Jember.
"Hampir semua Puskesmas nakesnya ada yang terpapar sampai saat ini. Jumlahnya beragam, ada yang kurang dari 10 bahkan ada yang lebih dari 10 orang," ujar seorang bidan di Kabupaten Jember yang tidak mau namanya disebut kepada SURYA.co.id, Jumat (30/7/2021).
Pada pemberitaan SURYA.co.id beberapa waktu lalu, ada 26 orang tenaga kesehatan di Puskesmas Silo II yang terpapar Covid-19.
Sedangkan di RSD dr Soebandi Jember, ada 147 orang tenaga kesehatan yang menjalani isolasi mandiri.
"Dan 10 orang menjalani perawatan. Kami rawat di RSD dr Soebandi," ujar Plt Wakil Direktur Sumber Daya Manusia dan Pendidikan RSD dr Soebandi Jember drg Arief Setiyoargo, Sabtu (31/7/2021).
Tenaga kesehatan RSD dr Soebandi Jember yang meninggal dunia akibat Covid-19 ada empat orang.
Baca juga: PPKM Level 4, Pendaftaran Layanan Uji KIR di Kabupaten Ponorogo Dibatasi Satu Jam
"Kami akhirnya melakukan sejumlah upaya untuk mencegah supaya tenaga kesehatan dan pegawai tidak banyak yang semakin terpapar. Seperti untuk pegawai, jika sudah tidak ada pekerjaan, meskipun belum waktunya jam pulang, kami suruh pulang. Kami menyuruh lebih banyak istirahat," ujarnya.
Sedangkan ruang perawatan yang rendah kunjungannya, juga ditutup.
Beberapa ruang pelayanan rawat jalan juga digabung untuk efektivitas pegawai.
Meskipun banyak nakes RSD dr Soebandi terpapar Covid-19, Arief menegaskan, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan pelayanan.
"Kami tetap memberikan pelayanan, pada prinsipnya kami tidak boleh menolak pasien, jadi berapapun yang datang, akan kami layani. Namun kami minta juga kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan," tegas Arief.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dr Wiwik Supartiwi menyebut hingga 24 Juli 2021, ada 388 orang Nakes yang terpapar Covid-19.
"Memang banyak Nakes yang terpapar, sampai 24 Juli 2021 ada 388 orang yang terpapar, termasuk saya sendiri," ujar Wiwik.
Karenanya, pihaknya terus mengupayakan adanya tambahan tenaga kesehatan dan juga relawan tenaga kesehatan untuk mengisi kekosongan tenaga kesehatan di sejumlah Faskes milik Pemkab Jember, baik Puskesmas maupun RS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-proses-pemakaman-jenazah-covid-19-pakai-apd-putih.jpg)