Breaking News:

Berita Mojokerto

Disparpora Kabupaten Mojokerto Usulkan Bansos PPKM untuk Para PKL di Sektor Pariwisata

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo: Bansos PPKM sebagai 'Obat Pandemi' bagi pedagang PKL yang terdampak karena tempat wisata ditutup

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mojokerto telah mengajukan bantuan sosial (Bansos) untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) disektor pariwisata yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dalam situasi pandemi Covid-19.

Kepala Disparpora Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo mengatakan, bansos PPKM ini diperuntukkan bagi mereka terutama pedagang-pedagang PKL yang berjualan di dalam kawasan objek pariwisata.

"Hari ini kami sudah kirim data calon penerimanya ke Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto untuk proses verifikasi, mudah-mudahan pekan depan bisa segera terealisasi," ungkapnya, Sabtu (31/7/2021).

Amat menjelaskan, dasar pengusulan itu telah sesuai dengan kriteria calon penerima bantuan. Terutama, para pedagang PKL yang terdampak karena mereka tidak dapat berjualan saat objek pariwisata ditutup akibat pemberlakuan PPKM Darurat yang kini berubah menjadi PPKM Level 4.

"Kami mengusulkan ini, untuk sementara ada sekitar 400 PKL yang berada di lokasi objek pariwisata di Kabupaten Mojokerto," jelasnya.

Menurut Amat, rencananya bantuan PPKM ini nantinya berupa beras dan insentif uang tunai yang nominalnya akan menyesuaikan.

"Kamu belum tahu insentif itu berapa nominalnya, karena kapasitas kami hanya diminta untuk menyiapkan dan menyerahkan data calon penerima bantuan tersebut," terangnya.

Informasinya, bansos PPKM bagi pedagang PKL disektor pariwisata ini berasal dari pemerintah daerah menggunakan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021. Pihaknya kini masih menunggu proses verifikasi dari Dinsos Kabupaten Mojokerto Kabupaten.

Setelah dilakukan verifikasi itu, kemudian diteruskan kepada Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati untuk keperluan pembuatan Surat Keputusan (SK) yang berkaitan dengan bantuan tersebut.

"Kami masih berkoordinasi dengan Dinsos dan menunggu terkait realisasi itu diperkirakan pekan depan dan mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat istilahnya sebagai 'Obat Pandemi' bagi pedagang PKL yang terdampak karena wisata ditutup selama PPKM Darurat atau sekarang Level 4," ucap Amat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved