Breaking News:

Berita Malang Raya

Pemkot Malang Cari 12.000 Relawan Covid-19, Begini Tanggapan Ketua DPRD

Pemkot Malang kini sedang kekurangan tenaga kesehatan (nakes) baik itu di rumah sakit rujukan covid-19

Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ilustrasi tenaga medis mengenakan baju APD 

SURYA.CO.ID, MALANG - Pemerintah Kota Malang kini sedang mencari relawan-relawan yang nantinya bertugas untuk membantu penanganan Covid-19 sebanyak 12.000 ribu orang.

Hal ini dilakukan, karena Pemkot Malang kini sedang kekurangan tenaga kesehatan (nakes) baik itu di rumah sakit rujukan covid-19, maupun di tempat isolasi mandiri.

Rencana yang akan dilakukan Pemkot Malang itu, ternyata mendapatkan perhatian serius dari Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

Pria yang akrab disapa Made itu pun menganggap, sebenarnya saat ini sudah banyak relawan yang ada di Kota Malang.

Di antaranya RJT, Malang Crisis Center, MBLC yang sejauh ini banyak bersumbangsih membantu penanganan Covid-19.

"Selama ini kita lihat relawan yang bergerak sudah lebih dari itu. Cuman tidak dikoordinir dengan baik. Kalau wacana itu saya rasa sudah dari dulu dilaksanakan," ucapnya.

Made merasa, saat ini untuk mencari satu relawan Covid-19 sangat susah dicari.

Saat ini hanya orang-orang khusus yang mau menjadi relawan dan mau untuk bergerak membantu penanganan Covid-19.

Baca juga: Pasukan Tracer Diterjunkan Melacak Kontak Erat Pasien Covid-19 di Kota Probolinggo

Hal ini pun sesuai dengan pernyataan Wali Kota Malang, pencarian untuk nakes di RSSA Malang, dari 20 pendaftar hanya tiga orang yang datang.

"Seperti relawan yang saya sebutkan tadi. Mereka sudah mau bergerak. Tinggal dikoordinir. Daripada mencari pendaftar-pendaftar relawan yang belum punya pengalaman relawan, mending itu saja yang diakomodir," ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved