Breaking News:

Berita Blitar

Di Zaman Internet Masih Ada Wilayah Jatim Yang Belum Diterangi Listrik, Wabup Blitar Pastinya Malu

Sugianto, Ketua Komisi III yang ikut serombongan berjanji akan menuntaskan keluhan warga yang tinggal di dusun terpencil itu.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Rombongan Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso menembus belantara menuju Dusun Tlogosari, Desa Ngadirengo, Kecamatan Wlingi yang ternyata belum teraliri listrik, Kamis (29/7/2021) lalu. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Di era modern dan informasi yang serba cepat sekarang, hampir tidak ada warga yang belum menikmati listrik, apalagi di Pulau Jawa. Tetapi wilayah yang belum diterangi listrik itu ternyata ada, dan berada di Jatim dan tepatnya wilayah Kabupaten Blitar.

Temuan itu diketahui di Dusun Genjong dan Dusun Tlogosari, keduanya Desa Ngadirengo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Bahkan yang mengetahuinya adalah Wakil Bupati (wabup) Blitar, Rahmat Santoso saat menjelajahi jejak limbah pabrik susu, Kamis (29/7/2021) lalu.

Fakta bahwa ada puluhan kepala keluarga atau ratusan warga di dua dusun itu yang belum merasakan listrik di era modern ini, pastinya membuat malu Wabup Santoso.  Karena sebagian daerah di Jatim yang belum teraliri listrik adalah Kabupaten Blitar. 

Mungkin tidak ada orang yang menyangka kalau di Kabupaten Blitar masih ada warganya yang belum bisa menikmati aliran listrik.

"Lho, kok bisa. Saya kaget mendengar ada warga kami yang belum bisa menikmati aliran listrik di saat zaman sudah serba internet seperti ini," ujar wabup saat mengobrol dengan Siswanto (37), salah satu ketua RT di Dusun Tlogosari.

Wabup Blitar yang baru itu menyempatkan diri mampir ke dua dusun itu saat akan melakukan sidak ke kolam penampungan limbah kotoran sapi milik PT Greenfiled.

Kebetulan Santoso dan rombongan melintas di Dusun Genjong dan Dusun Tlogosari. Satu-satunya jalan agar bisa menjangkau kolam limbah di lereng bukit itu harus melewati dua dusun yang paling ujung Utara Kabupaten Blitar itu.

Santoso terhenyak saat tahu ada warga dua dusun yang rumahnya masih gelap karena belum ada listrik. Ia pun turun dari mobilnya dan menemui warga.

Menurut Rahmat, kondisi seperti itu tak bisa dibiarkan dan harus segera direalisasikan, bagaimana agar listrik bisa segera memenuhi semua rumah di dua dusun yang berpenduduk sekitar 628 jiwa itu.

"Kan tidak layak kalau hidup tanpa listrik itu. Kami juga kasihan, sehingga akan kami perjuangkan. Krena sudah ada jaringan kabelnya sehingga tinggal membaginya," paparnya.

Menurut Siswanto, ia tak tahu pasti apa alasannya hingga belum semua rumah warganya teraliri listrik. Dari 179 KK ada di dua dusun itu, masih ada 78 KK yang belum teraliri listrik.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved