Breaking News:

Berita Tulungagung

Ketahuan Mencolong Ponsel, Warga Kauman Tulungagung Ini Ditangkap Saat Ngopi, Begini Modusnya

Ketahuan mencuri ponsel, warga Desa/Kecamatan Kauman dibekuk Timsus Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi Polisi
Tersangka Pratiknyo Hermawan (39) sebelum dimasukkan ruang tahanan Polres Tulungagung. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Timsus Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung menangkap Pratiknyo Hermawan (39) pada Rabu (21/7/2021) lalu.

Warga Desa/Kecamatan Kauman ini adalah tersangka pencuri ponsel milik PA (19), perempuan warga desa yang sama.

Menurut Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Tri Sakti Saiful Hidayat, dalam modusnya tersangka keliling kampung untuk mencari kesempatan.

“Jika ada yang lengah dia akan mencuri barang berharga di rumah warga,” terang Tri Sakti, Kamis (29/7/2021).

Penangkapan Pratiknyo bermula dari laporan PA yang kehilangan ponsel merek Xiaomi Redmi Note 9 pada Minggu (18/7/2021).

Korban lalu melapor ke polisi dan ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penyelidikan.

Pelacakan polisi membuahkan hasil, karena ponsel itu diketahui sudah dijual ke seseorang bernama Dedy.

“Ponsel itu dijual kepada seorang teman tersangka seharga Rp 1.500.000. Saat itu tersangka bilang ponsel itu miliknya dan segera memberikan dosbook ponsel itu,” sambung Tri Sakti.

Ponsel itu berhasil disita dari Dedy. Kepada polisi Dedy juga mengakui jika ponsel itu didapat dari Pratiknyo.

Polisi yang mencari keberadaan Pratiknyo menemukannya tengah nongkrong di warung kopi pada Rabu (21/7/2021) pukul 22.00 WIB. Dengan mudah polisi menangkapnya tanpa perlawanan.

“Tersangka tidak bisa mengelak, karena barang bukti dan saksi sudah dikantongi polisi,” ucap Tri Sakti.

Polisi juga menyita uang Rp 500.000 sisa hasil penjualan ponsel milik PA.

Selain itu, polisi juga menyita sepeda motor Honda Beat AG 4785 RDI yang dipakai Pratiknyo sebagai sarana pencurian.

Penyidik menjerat Pratiknyo dengan pasal 362 KUHPidana tentang pencurian, dengan ancaman lima tahun penjara.

“Tersangka ditahan di Mapolres Tulungagung. Penyidik masih mendalami pengakuannya, untuk memastikan kemungkinan ada TKP lain,” pungkas Tri Sakti.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved