Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Alasan Pemkot Surabaya Prioritaskan Penanganan OTG Terpusat di Asrama Haji meski Ada Rumah Sehat

Pemkot mulai mengoperasionalkan rumah sehat  di masing-masing kelurahan sejak Rabu (28/7/2021).

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Parmin
surya.co.id/habibur rohman
Posko Isolasi Terpusat Kecamatan Tenggilis menjadi salah satu dari ratusan Rumah Sehat yang dibentuk Pemkot Surabaya di tiap-tiap kelurahan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya menegaskan tempat isolasi bagi pasien covid-19 tanpa gejala (OTG) akan dilakukan secara terpusat. Selain di Rumah Sehat, Pemkot juga mengoptimalkan perawatan di Hotel Asrama Haji. 

Sehingga, keberadaan rumah sehat yang ada di tiap kelurahan hanya sebagai pendukung.

Apabila Hotel Asrama Haji kosong, maka pasien di Rumah Sehat akan dipindahkan ke Hotel Asrama Haji. 

"Kami sampaikan, ketika Asrama Haji kosong, pasien dari Rumah Sehat akan kami tarik ke Asrama Haji," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (29/7/2021). 

Misalnya, pada Rabu (28/7/2021) ada sekitar 30 orang dari Rumah Sehat yang masuk Asrama Haji.

"Ada sebagian pasien di Hotel Asrama Haji yang pulang, sehingga kami kirim warga dari Rumah Sehat ke Asrama Haji," kata Cak Eri. 

Menurutnya, dengan mengoptimalkan pelayanan secara terpusat maka perawatan bisa semakin optimal.

"Apabila kumpul menjadi satu maka semakin mudah kontrolnya. Juga, semakin mudah ngasih obatnya," katanya. 

Selain itu, ia berharap bahwa kasus Covid-19 bisa terus menurun. Sehingga, rumah sehat yang disiapkan di tiap kelurahan tidak terpakai. 

Pemkot mulai mengoperasionalkan rumah sehat  di masing-masing kelurahan sejak Rabu (28/7/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved