Breaking News:

Ulah Artis TikTok Juyyputri Pesta Ultah Saat PPKM Level 4 Buat Wali Kota Bekasi Geram Siapkan Sanksi

Ulah artis TikTok Julia Eka Putri alias Juy Putri atau Juyyputri menggelar pesta ulang tahun mewah saat PPKM Level 4 berbuntut panjang.

Editor: Musahadah
instagram juyyputrii
Artis TikTok Juyyputri yang buat pesta ulang tahun mewah saat PPKM Level 4. Wali Kota Bekasi siapkan sanksi. 

SURYA.CO.ID - Ulah artis TikTok Julia Eka Putri alias Juy Putri atau Juyyputri menggelar pesta ulang tahun mewah saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berbuntut panjang. 

Tak hanya Juyyputri yang harus diperiksa di Mapolreta Bekasi Kota, pihak penyelenggara dan hotel tempat digelarnya pesta ulang tahun juga mendapat imbasnya. 

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bahkan mengancam akan memberikan sanksi kepada penyelenggara dan pihak hotelnya jika terbukti ada pelanggaran.

Rahmat menjelaskan bahwa pihaknya telah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tak melakukan pelanggaran di wilayahnya saat kasus Covid-19 sedang tinggi-tingginya.

Baca juga: Biodata Juyyputri Artis Tiktok yang Gelar Pesta Ulang Tahun saat PPKM, Siswi SMK Jurusan Perawat

"Sudah tahu kondisinya kita (waktu itu) lagi PPKM darurat, PPKM Level 4, sekarang masih melaksanakan hal-hal yang itu (melanggar)," ujar Rahmat saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (28/7/2021).

Beberapa perusahaan, sambung Rahmat, baik yang bergerak di sektor non-esensial, esensial maupun kritikal telah banyak yang mematuhi aturan dalam rangka membantu pemerintah daerah menekan angka penyebaran Covid-19.

Namun demikian, ulah beberapa oknum menyebabkan pelanggaran masih banyak terjadi meski pihaknya telah melakukan uoaya woro-woro 5M.

"Kegiatan yang berpotensi menularkan itu, sekarang semuanya patuh dan taat prokes, terus esensial, non esensialnya juga, kita semua taati. Ya kan sekarang masih banyak yang melanggar-melanggar," ungkapnya.

Atas pelanggaran tersebut, ia sudah menginstruksikan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, untuk melakukan kajian sehingga pihak hotel penyelenggara acara juga bisa dijatuhkan sanksi.

"Kegiatannya ada hubungan dengan yang esensial, non esensial, atau kritikal? Kalau enggak, berarti si pelaksana itu melanggar, kalau melanggar, itu bukan saja si pelaksana, tapi si tempatnya juga harus. Kalau perusahaannya, nanti Disparbud yang urus," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved