Breaking News:

Berita Gresik

Tim Intel Kejari Gresik Mengaku Terkendala Pandemi Covid-19 untuk Ungkap Kasus Dugaan Korupsi

Penyelidikan kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik terkendala pandemi covid-19

Penulis: Sugiyono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sugiyono
Kasi Intel Kejari Gresik, Dimaz Atmadi Brata saat di Kantor Kejaksaan Negeri Gresik, Selasa (27/7/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Penyelidikan kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik terkendala pandemi covid-19. Sebab, dikhawatirkan para saksi ada yang tidak jujur saat dimintai keterangan soal kondisi kesehatannya, Rabu (28/7/2021).

Dua kasus tersebut di antaranya, dugaan korupsi penanaman bibit mangrove Kecamatan Ujung Pangkah dan dugaan korupsi pengalihan tanah kas Desa Roomo, Kecamatan Manyar.

Kasus dugaan korupsi pengalihan tanah kas Desa Roomo, Kecamatan Manyar, telah diperiksa pada tahun 2019 dan kasus dugaan korupsi bibit mangrove diperiksa pada 2021. Sampai saat ini, kedua kasus tersebut masih belum selesai tahap pemeriksaan.

Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Gresik, Dimaz Atmadi Brata mengatakan, terhadap kasus-kasus dugaan korupsi masih terus didalami. Tidak ada yang dihentikan, karena saat ini terkendala pandemi covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Kasus-kasus tersebut tidak ada yang dihentikan. Namun, kami hati-hati terhadap pandemi covid-19. Jangan sampai kami selesai melakukan pemeriksaaan, kemudian terpapar covid-19. Sebab, saat ini anggota Intel ada yang terpapar," kata Dimaz.

Dari informasi yang dihimpun, kasus dugaan korupsi pengalihan tanah kas Desa Roomo, para saksi yang dimintai keterangan telah mengembalikan uang. Namun, uang tersebut tidak ada di bagian Intel Kejari Gresik.

"Kalau di Intel tidak ada penitipan uang. Nanti, akan kami dalami dulu. Itu uang apa dan dititipkan ke siapa," imbuhnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved