Breaking News:

Regional

Pamit Touring Ternyata Operasi Caesar, Bayi Cantik Sempat Dibuang di Rumah Tetangga

Izin touring tiga hari dengan temannya hanya akal-akalan untuk mengelabuhi orang tuanya. Sejatinya Mila bersama Ujang menuju sebuah rumah sakit.

Tribun Medan
Bayi cantik yang baru dilahirkan ditelantarkan di kursi teras rumah warga oleh pasangan kekasih yang belum terikat pernikahan di Desa Pagar Merbau I Kecamatan Pagar Merbau Deliserdang, Minggu, (25/7/2021). (Tribun Medan/Indra) 

SURYA.CO.ID - Orang tua Mila tak sadar jika putri semata wayangnya tengah mengandung. Gadis 20 tahun itu lantas pamit touring bersama kekasihnya, Ujang.

Izin touring selama tiga hari bersama teman-temannya hanya akal-akalan untuk mengelabuhi orang tuanya.

Sejatinya Mila bersama Ujang menuju sebuah rumah sakit untuk proses persalinan.

Begitu pulang, orang tuanya dibawakan oleh-oleh seorang bayi perempuan cantik.

Sontak, orang tuanya kaget karena selama ini, anaknya diketahui tidak hamil.

Kedok itu baru terungkap setelah pasangan yang belum terikat tali perkawinan sepulang dari RS Sari Mutiara Lubukpakam.

Bayi yang baru dilahirkan itu dibuang di teras rumah warga yang ada di Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang, Minggu (25/7/2021) kemarin.

Menurut Dedi A Liswar, Kepala Desa Sialang, Kecamatan Bangun Purba, Ujang Satria dan Mila adalah warganya.

Kata Dedi, keluarga Mila awalnya tidak tahu bahwa anak perempuannya tengah hamil.

Tiba-tiba saja si Mila pamit tidak pulang selama tiga hari.

Alasannya, ingin melakukan touring dengan teman-temannya.

Belakangan diketahui, Mila tidak pulang ke rumah karena melahirkan secara caesar di RS Sari Mutiara Lubukpakam.

Ilustrasi
Ilustrasi (pixabay)

Sepulang dari RS, Mila dan Ujang diduga bingung karena sudah memiliki seorang bayi namun keduanya belum menikah.

Akhirnya, mereka membuang darah dagingnya di teras rumah milik Sri Andri.

Penemuan bayi berjenis kelamin perempuan ini sempat menggemparkan warga Desa Pagar Merbau I.

Ketika ditemukan, bayi perempuan itu menangis dalam kondisi dibalut kain jarik di atas kursi teras rumah Sri Andri.

Menurut saksi mata Riska (20), awalnya samar-samar mendengar tangis bayi dari luar rumah saat tengah beristirahat di kamar.

Karena penasaran, Riska memanggil ibunya Sri Andri.

Keduanya kemudian menyalakan lampu teras rumah.

Begitu lampu menyala, ibubdsn anak ini terkejut saat melihat bayi menangis dalam kondisi dibalut kain jarik.

Riska dan ibunya lantas memanggil warga desa.

Penemuan bayi ini langsung mengundang perhatian warga, dan ditangani Polsek Pagar Merbau.

Dinikahkan

Kedua orangtua Mila dan Ujang sepakat akan menikahkan mereka.

Sebab, Mila pulang ke rumah sudah membawa seorang bayi mungil hasil hubungan gelapnya dengan Ujang.

"Tadi saya sudah dipanggil juga sama orang tua mereka, dan kedua belah pihak sepakat untuk menikahkan pasangan ini," kata Dedi, Senin (26/7/2021).

Terungkapnya sosok pembuang bayi diketahui lantaran setelah satu jam bayi ditemukan, ibu dari Mila, si pembuang bayi datang ke rumah saksi.

Dari sana akhirnya terungkap jati diri pelaku pembuangan bayi.

Hingga akhirnya Ujang Satria dan Mila dibawa ke Polsek Pagar Merbau untuk pemeriksaan.

Kanit Reskrim Polsek Pagar Merbau, Iptu Rapolo Tampubolon, pihaknya sempat mengamankan pasangan muda tersebut.

Karena pertimbangan kemanusiaan, Mila dipulangkan lantaran baru melahirkan.

Sementara Ujang Satria masih berada di kantor polisi dan akan diproses hukum dengan delik aduan penelantaran anak.
(Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved