Breaking News:

Berita Mojokerto

Krisis Air Bersih Membayangi Sejumlah Dusun di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto

Pemerintah Daerah berupaya mengantisipasi agar tidak terjadi kesulitan air bersih di wilayah tersebut.

surya.co.id/mohammad romadoni
Foto Ilustrasi, bantuan air bersih dari mobil tangki BPBD Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Krisis air bersih mengancam daerah rawan bencana kekeringan saat musim kemarau terutama di Dusun/Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Daerah berupaya mengantisipasi agar tidak terjadi kesulitan air bersih di wilayah tersebut.

Camat Trawas, Agus Subiyakto mengatakan memang daerah Duyung sudah menjadi langganan kesulitan air bersih setiap kali memasuki musim kemarau pada Agustus- September.

"Saya sempat meninjau ke sana untuk saat ini masih belum ada krisis air namun kita belum dapat memastikan jika memasuki Agustus nanti," jelasnya saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Rabu (28/8/2021).

Agus menjelaskan, kondisi geografis letak Dusun Duyung berada diketinggian menjadi kendala dalam penyaluran air dari sumber air yang berada di bawah yakni Dusun Bantal, Desa Duyung.

"Sebenarnya daerah Desa Duyung penyuplai air tidak masuk akal kalau kesulitan air bersih namun kenyataannya memang sulit saat musim kemarau," ungkapnya.

Baca juga: PPKM Level 4 Kabupaten Tuban, Makan di Tempat Diperbolehkan Selama 20 Menit

Berdasarkan laporan dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Duyung masih mencukupi ketersediaan sumber air meskipun beraliran kecil.

Sehingga, apabila terjadi krisis air, dia bersama Pemdes setempat akan segera berkoordinasi dengan Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto.

"Penanganan jika terjadi krisis air di sana kita ambilkan dari sumber di Tamiajeng meskipun masih ada sedikit kekurangan bila diperlukan Dropping air dari BPBD melalui truk tangki yang didistribusikan ke sejumlah kolam penampungan," ucap Agus.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Duyung, Jurianto Bambang.S mengungkapkan debit air mulai menyusut sehingga pihaknya mengoptimalkan dua sumber air.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved