Berita Surabaya
Dosen Universitas Narotama Surabaya Ikuti Pembekalan Duta Kampus Merdeka
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menunjuk dosen dari perguruan tinggi sebagai Duta Kampus Merdeka.
Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi salah satu kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk mewujudkan lulusan perguruan tinggi dengan profil yang lebih relevan dengan perubahan zaman.
Salah satu bagian dari kebijakan ini adalah hak mahasiswa untuk belajar tiga semester di luar program studi masing-masing.
Demi mengakselerasikan implementasi kebijakan tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menunjuk dosen dari perguruan tinggi sebagai Duta Kampus Merdeka.
Hal ini bertujuan untuk menjadikan dosen perwakilan perguruan tinggi di seluruh Indonesia sebagai agen perubahan dan mentransformasikan nilai-nilai dan tujuan pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Dr M Ikhsan Setiawan ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk menjadi Duta Kampus Merdeka dari Universitas Narotama
Dirinya berkesempatan mengikuti Pembekalan Duta Kampus Merdeka oleh Dirjen Dikti.
Di mana sebagai Duta Kampus Merdeka Universitas Narotama, Ikhsan mempunyai tugas dan tanggung jawab membantu dosen atau kaprodi di Universitas Narotama dan perguruan tinggi lain supaya dapat menyelaraskan kurikulum dengan Kampus Merdeka.
Baca juga: Pemkot Surabaya Gelontorkan Dana BTT Rp 15 Miliar untuk Penanganan Covid-19
“Selanjutnya adalah sosialisasi kepada dosen-dosen agar membimbing mahasiswa dalam kegiatan Kampus Merdeka, serta sosialisasi kepada mahasiswa agar berpartisipasi dalam kegiatan Kampus Merdeka,” ujar Ikhsan kepada SURYA.co.id, Rabu (28/7/2021)..
Ikhsan mengatakan, program Kampus Merdeka dilaksanakan mulai semester Gasal 2020/2021 secara penuh di seluruh program studi di Universitas Narotama.
"Implementasi Kampus Merdeka dilakukan dengan Kuliah 3 tahun 9 Semester meliputi 20 SKS Magang atau Wirausaha," ujarnya.
"20 SKS Penelitian/Studi Independen/Student Exchange/Abdimas Desa/Asisten Mengajar (untuk PGPAUD)/Proyek Kemanusiaan, juga 20 SKS Mahasiswa studi di prodi lain,” imbuhnya.
Menurut Ikhsan Universitas Narotama tidak hanya melaunching Kurikulum Kampus Merdeka 2021, tetapi juga disertai sistem online mobile terintegrasi.
“Kampus Merdeka dilakukan dengan sistem E-Learning, keuangan, LPPM Penelitian Abdimas, kerjasama luar negeri/dalam negeri, sehingga dapat berjalan dengan efektif, efisien serta real time online,” tambahnya.
Selain itu, pelaksanaan Kurikulum Kampus Merdeka Universitas Narotama 2021, mendukung program flagship quick wins DIKTI yaitu kerjasama industri/FORBES ranking/PT QS rank 100, program kolaborasi industri Kedaireka, serta program microcredentials AI konsorsium.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dr-m-ikhsan-setiawan-ditunjuk-sebagai-duta-kampus-merdeka.jpg)