Cara Mengatasi Jamur Hitam atau Mucormycosis yang Rentan Menyerang Pasien Covid-19

Berikut cara mengatasi jamur hitam atau mucormycosis yang rentan menyerang pasien Covid-19.

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Prakash Singh?AFP
Spesialis THT Dr. Brajpal Singh Tyagi (kanan) memeriksa pasien yang sembuh dari virus corona Covid-19 sebelum ia menjalani operasi pengangkatan jamur hitam (Mucormycosis), di sebuah rumah sakit di Ghaziabad, India pada 1 Juni 2021. 

Gjala infeksi jamur hitam bergantung pada bagian tubuh mana jamur itu tumbuh dan menginfeksi. Beberapa gejala umum yang muncul akibat infeksi jamur hitam adalah sebagai berikut:

Demam
Batuk
Nyeri dada
Sesak napas
Bengkak di satu sisi wajah
Sakit kepala
Penyumbatan sinus
Lesi hitam di pangkal hidung atau bagian dalam mulut
Sakit perut
Mual dan muntah
Pendarahan gastrointestinal
Diare
Jika kulit terinfeksi jamur hitam, area kulit tersebut akan melepuh, kemerahan, dan membengkak.

Seiring waktu, area kulit yang terinfeksi jamur hitam akan berubah menadi hitam, terasa panas, dan menyakitkan.

4. Tidak Menular

Jamur hitam tergolong sebagai penyakit yang tidak menular, artinya tidak dapat menyebar melalui kontak antara manusia maupun hewan.

Kendati demikian, penyakit ini tetap perlu diwaspadai karena dapat menyebar dari spora jamur yang ada di udara atau di lingkungan sekitar, yang hampir tidak mungkin dihindari oleh manusia.

Seperti yang disampaikan Kepala Rumah Sakit Khusus Mata Narayana Nethralaya, K Bhujang Shetty.

"Bakteri dan jamur sebenarnya sudah ada dalam tubuh kita, tetapi mereka terus diperiksa oleh sistem kekebalan tubuh.

Ketika sistem kekebalan turun karena pengobatan kanker, diabetes atau penggunaan steroid, maka organisme ini berpeluang untuk berkembang biak," kata Shetty.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved