Jumat, 24 April 2026

Berita Gresik

Pemkab Gresik Gelontorkan Puluhan Ton Beras untuk Bantu Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Puluhan ton beras di gelontor Pemerintah Kabupaten Gresik kepada warga terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (tiga dari kiri) memberikan beras kepada warga di Kecamatan Kebomas, Selasa (27/7/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Puluhan ton beras di gelontor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kepada warga terdampak pandemi Covid-19. Total ada 86 ton lebih beras yang dibagikan mulai hari Selasa (27/7/2021) ini.

Penyaluran bantuan untuk bantalan sosial di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wakil Bupati Aminatun Habibah di pendopo Kecamatan Kebomas, Selasa, (27/7/2021).

Dampak pandemi Covid-19 sangat berat, semua terdampak, baik usaha kecil maupun besar. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengaku, dampaknya dirasakan semua elemen. Termasuk para pedagang mulai dari penjual gorengan maupun usaha besar.

Bantuan sebanyak 86 ton lebih beras tersebut sebagai bentuk hadirnya pemerintah.

Gus Yani lebih jauh menyatakan, bahwa bantuan sebanyak 86 ribu ton lebih itu akan tersebar ke 18 kecamatan di Gresik.

“Sebanyak 86 ton akan disebar di seluruh wilayah di Kabupaten Gresik. Semoga sedikit bantuan ini bisa membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Yani juga menegaskan, Pemkab Gresik telah melakukan upaya maksimal untuk membantu masyarakat terdampak. Di antaranya, melalui Posko Darurat Covid-19 Gresik, dengan ada sejumlah badan dan lembaga amil zakat (BSZ/LAZ) yang mem-back up.

BAZ dan LAZ sudah berjuang selama 3 minggu mengelola posko darurat untuk warga yang sedang isolasi mandiri (Isoman), termasuk kebutuhan hazmat dan multivitamin.

Kemudian menamhah tenda di puskesmas, menaikkan status Stadion Gelora Joko Samudro sebagai rumah sakit lapangan.

Pihaknya mengingatkan, masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Vaksinasi akan terus digenjot dengan adanya tambahan relawan tenaga kesehatan (Nakes) sebagai vaksinator.

Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah mengaku, ketersediaan beras untuk warga tinggal menunggu proses distribusi.

Wabup Gresik yang akrab disapa Bu Min itu meminta pendamping PKH agar bisa memilah penerima bantuan karena yang terdampak Covid-19 cukup banyak

"Saya minta pendamping PKH (pendamping keluarga harapan) segera menyalurkan,” ujarnya.

Bu Min menyebut, agar para pedagang kopi dan PKL yang terdampak juga diperhatikan, karena terdampak PPKM ada penerapan pembatasan mobilitas. Termasuk pekerja seni serta para penceramah.

Diungkapkan, bahwa akan ada tambahan bantuan dari Korpri. Selain itu, Bupati dan Wabup Gresik juga akan memberikan gajinya untuk warga terdampak Covid-19.

"Insya Allah dengan jalan kebersamaan, kesulitan bisa disangga bersama-sama,” jelasnya. “Kami minta camat, lurah, kades dan lainnya bekerja sama,” ungkapnya.

Penyaluran Perdana Bantuan Beras PPKM 2021 ini dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Asisten I Tursulowanto Harijogi, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya Utara Nur Juliansa Rahman, Kepala Dinas Sosial Sentot Supriyohadi, Kadisparbud Gresik Agustin Halomoan Sinaga, Camat Kebomas Miftahul Huda, Sekcam Kebomas Zainul Arifin, Camat Gresik Purwanto, Camat Manyar Nadlelah, Ketua Posko Darurat Covid-19 Gresik Zainal Abidin, dan Koordinator Pendamping PKH Lestari Widodo.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved