Selasa, 19 Mei 2026

Jumlah Rakaat Shalat Hajat Menurut Hadist Dilengkapi Tata Cara Melaksanakannya

Jumlah rakaat shalat hajat ada berapa? Berikut penjelasan menurut hadist, lengkap tata cara shalat hajat.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID
Ilustrasi - Shalat Hajat 

SURYA.CO.ID - Berapa jumlah rakaat Shalat Hajat? Simak penjelasannya menurut hadist, lengkap tata cara Shalat Hajat yang benar.

Shalat Hajat adalah shalat sunnah yang dilaksanakan saat sedang memiliki hajat tertentu, dan ingin hajatnya dikabulkan Allah SWT.

Shalat Hajat bisa dilakukan kapan saja baik pagi, siang atau malam. Namun menurut pandangan ulama dianjurkan bersaman dengan Shalat Tahajud.

Anjuran melaksanakan Shalat Hajat dijelaskan dalam hadist:

"Barang siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian sholat dua rakaat dengan sempurna, maka Allah akan memberikan apa yang ia minta cepat atau lambat" (HR. Ahmad).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Abi Aufy, beliau berkata bahwa Rasulullah bersabda,

"Barangsiapa yang mempunyai hajat pada Allah atau pada seseorang, maka berwudhulah dengan baik kemudian sholatlah dua rakaat kemudian memuji pada Allah dan solawat pada Nabi Muhammad kemudian membaca doa:

Laa Ilaha Illallohul Haliimul Kariimu Subhaanallohi Robbil 'Arsyil 'Azhiim. Alhamdu Lillaahi Robbil 'Aalamiin. As `Aluka Muujibaari Rohmatika Wa 'Azaaima Maghfirotika Wal Ghoniimata Ming Kulli Birri Wassalaamata Ming Kulli Itsmin Laa Tada' Lii Dzamban Illa Ghofartahu Walaa Hamman Illaa Farojtahu Walaa Haajatan Hiya Laka Ridhon Illa Qodhoitahaa Yaa Arhamar Roohimiin (Tirmidzi).

Tata cara shalat hajat

Jumlah rakaat Shalat Hajat paling sedikit dua rakaat, paling banyak 12 rakaat dengan salam setiap dua rakaat.

Berikut tata cara Shalat Hajat selengkapnya:

1. Membaca niat

Niat Shalat Hajat dibaca pelan saat takbiratul ihram.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَ

Ushalli sunnatal hajati rak‘ataini ada'an lillahi ta‘ala.

Artinya, “Aku menyengaja shalat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

2. Takbiratul Ihram

Melakukan takbiratul ihram (Allahu Akbar), diikuti dengan doa iftitah

"Allaahu akbaru kabiraa Walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan waashiilaa, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. Innas-sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin."

"Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya sholatku ibadatku, hidupku dan matiku semata-mata untuk Allah seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin."

3. Membaca surat al fatihah

Alhamdulillahirabbil 'alamin... dan seterusnya.

4. Membaca surat dalam Al Quran

Misalnya membaca Surat Al Kafirun dan Al Ikhlas.

5. Rukuk sambil membaca doa rukuk

Subhaana rabbiyal ‘adhiimi wabihamdihi (3x)

Artinya, “Maha suci Tuhanku yang Maha Agung dan segala puji bagi-Nya.”

6. I’tidal

sambil membaca doa i’tidal

Sami'allahu liman hamidah

Artinya: “Aku mendengar orang yang memuji-Nya”

7. Sujud sambil membaca doa sujud

Subhaana rabbiyal ‘alaa wa bihamdih (3x)

Artinya, “Maha suci Rabb-ku yang Maha Tinggi dan memujilah aku kepada-Nya.”

8. Mengulang gerakan seperti rakaat pertama

9. Pada tahiyat akhir, membaca doa tahiyat akhir

At Tahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah. As Salaamu'Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu'Alaina Wa'Alaa Ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah. Allaahumma Shalli'Alaa Muhammad, Wa'Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim. Wabaarik'Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil'Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.

Artinya: Segala pengagungan yang berkah dan kebaikan yang baik itu adalah bagi Allah. Keselamatan selalu dilimpahkan kepadamu wahai nabi, begitu pula rahmat dan berkah Allah. Semoga keselamatan dilimpahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu utusan Allah. Ya Allah, limpahkan lah rahmat-Mu kepada Muhammad dan keluarga Muhammad Ya Allah, limpahi lah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahi lah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya, seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Engkau lah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam.

10. Melakukan gerakan salam.

11. Setelah salam, membaca doa

Doa Shalat Hajat

Laa Ilaha Illallohul Haliimul Kariimu Subhaanallohi Robbil 'Arsyil 'Azhiim. Alhamdu Lillaahi Robbil 'Aalamiin. As `Aluka Muujibaari Rohmatika Wa 'Azaaima Maghfirotika Wal Ghoniimata Ming Kulli Birri Wassalaamata Ming Kulli Itsmin Laa Tada' Lii Dzamban Illa Ghofartahu Walaa Hamman Illaa Farojtahu Walaa Haajatan Hiya Laka Ridhon Illa Qodhoitahaa Yaa Arhamar Roohimiin (Tirmidzi).

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap kebaikan. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang.” 

Selain itu juga bisa membaca doa shalat hajat, seperti yang dicontohkan Ustadz Abdul Somad berikut.

1.

أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِِْ

Artinya :

“Aku berlindung kepada Allah dari syaithan yang terkutuk”

2.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”

3.

الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”

4. Shalawat

اللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ

Allāhumma shalli wa sallim wa bārik ‘alā sayyidinā Muhammadin wa ‘alā ālihī wa shahbihī

Setelah itu membaca doa hajatnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved