Breaking News:

Berita Gresik

Genjot Vaksinasi Covid-19, Para Relawan Nakes di Gresik Dilatih menjadi Vaksinator

Ratusan relawan dari tenaga kesehatan (Nakes) di Gresik mulai menjalani pelatihan sebagai vaksinator.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Pelatihan para relawan nakes menjadi vaksinator di Dinas Kesehatan Gresik, Selasa (27/7/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Ratusan relawan dari tenaga kesehatan (Nakes) mulai menjalani pelatihan sebagai vaksinator. Bidan, perawat hingga mahasiswa tingkat akhir menjadi relawan dalam menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Gresik.

Total ada 225 relawan nakes mulai mendapatkan pelatihan, sebelum mereka diterjunkan di lapangan. Mereka akan bertugas sebagai vaksinator dan disebar di sejumlah titik di Gresik.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) menyebut, langkah ini merupakan semangat dari semua elemen dalam menangani Covid-19. Relawan dari berbagai unsur ada yang menjadi pemulasaran jenazah, kemudian ada yang membantu menyalurkan obat, vitamin dan makanan kepada warga yang isolasi mandiri dan terdampak.

Kali ini relawan dari tenaga kesehatan untuk menjadi vaksinator. Sehingga jumlah masyarakat yang divaksin semakin banyak demi menciptakan herd immunity.

"Tentu ini menjadi semangat kami dalam menangani pandemi Covid-19," tegas Gus Yani sapaan akrabnya, Selasa (27/7/2021).

Bertempat di Kantor Dinas Kesehatan Gresik, Selasa (27/7/2021) siang. Para relawan ini tampak semangat menjadi vaksinator.

Gus Yani mengatakan, percepatan vaksinasi akan terus dilakukan dengan melibatkan para relawan nakes tersebut. Mereka akan ditempatkan di lima titik vaksinasi yang ada di Kabupaten Gresik.

Artinya, selain vaksinasi di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), vaksinasi Covid-19 juga akan digelar di sejumlah tempat.

Gus Yani mengapresiasi jiwa sosial yang dimiliki para relawan vaksinator tersebut. Mereka sudah ikut gotong royong dan berkontribusi kepada pemerintah berjuang malawan pandemi Covid-19.

"Untuk lokasinya di mana, kami masih akan tentukan hari ini dengan melibatkan pihak-pihak terkait," terangnya.

Terkait ketersediaan vaksin, Gus Yani mengaku, sampai detik ini mengalani hal yang seperti daerah lain. Yaitu, keterbatasan ketersediaan stok vaksin.

Namun, informasi yang diterimanya dari Pemerintah Pusat yaitu Kementerian Kesehatan, dropping vaksin akan segera datang. Diperkirakan pada bulan Agustus nanti ada droping vaksin dalam jumlah yang cukup besar tiba di Gresik.

"Jika memang Agustus turun vaksin dalam jumlah besar, vaksinator kami sudah siap dan mampu menjalankan dengan cepat. Sehingga proses vaksinasi kami tercepat dan menciptakan herd immunity," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg Saifudin Ghozali menyebut, sebanyak 225 relawan itu akan difokuskan sebagai vaksinator. Nantinya mereka akan dibagi menjadi beberapa tim.

"Mereka dibentuk menjadi sekitar 40 tim. Setiap tim berjumlah 4 orang. Dalam sepekan mereka akan diterjunkan. Dengan semangat baru ini kami berharap percepatan vaksinasi mencapai target sesuai yang diharapkan. Membantu menciptakan herd immunity," kata Ghozali.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved