Breaking News:

Banyak Pekerja Media Terpapar Corona Dorong AMSI Luncurkan AMSI Crisis Center COVID-19

AMSI Crisis Center diluncurkan bersamaan dengan Diskusi Publik “Edukasi Penanganan COVID-19 bagi Pekerja Media” pada Selasa ( 27/7/2021).

Editor: Parmin
Foto: amsi
Peluncuran AMSI Crisis Center COVID-19 bersamaan dengan Diskusi Publik “Edukasi Penanganan COVID-19 bagi Pekerja Media” secara virtual pada Selasa ( 27/7/2021). 

“Karena kita tidak bisa sendirian,” ujarnya.

Saat ini 989 rumah sakit ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan COVID-19. Penambahan tempat tidur dari bulan Mei hingga 25 Juli telah naik tiga kali lipat menjadi 127.045 tempat tidur.

“Tapi penambahan fasilitas (ruang isolasi khusus pasien COVID-19), tidak bisa naik cepat sejumlah tempat tidur,” imbuhnya.

Ia mengatakan jumlah keterisian tempat tidur mulai naik di berbagai tempat. Karena pasien yang datang ke rumah sakit dalam kondisi berat dan kritis.

“Karena itu penting bantuan dari komunitas untuk menekan melalui edukasi 3M untuk memutuskan rantai penularan. AMSI Crisis Center COVID-19 sangat penting, jika diperlukan membentuk command center,” katanya.

AMSI Crisis Center COVID-19 dipimpin Koordinator Utama  Upi Asmaradhana (CEO KGI Network), dengan melibatkan pengurus AMSI pusat dan daerah.

Selain itu AMSI Center didukung para ahli seperti: dokter, psikolog, dan agamawan.

Kalangan dokter yang telah menyatakan kesediaannya yaitu: dr. Tonang Dwi Ardyanto, SpPK, PhD (Direktur RS Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta), dr. Khoirul Hadi, SpKK (Dokter spesialis di Solo dan sekaligus penyintas COVID-19), dan dr. Adib Khumaidi, SpOT. (Ketua Terpilih PB IDI & Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia).

Kemudian dr. Mahesa Paranadipa Maikel, MH (Ketua Pelaksana Harian Tim Mitigasi IDI & Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia), dr. Ulul Albab, SpOG. (Sekjen POGI JAYA).

Sedang kalangan psikolog yang mendukung tim ini Susatyo Yuwono, S.Psi., M.Si. (Ketua HIMPSI Solo), Tim Psikolog Sadari.id, Elok Farida Husnawati, S.Psi. (HRD PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT).

Sedangkan dari kelompok swasta yang memberikan dukungan adalah Pyridam Farma, dan jaringan Siloam Hospitals Group. (amsi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved