Breaking News:

Berita Nganjuk

Polres Nganjuk Gelar Vaksinasi Covid-19 Sekaligus Bagikan Bansos

Polres Nganjuk lakukan inovasi pelaksakaan vaksinasi Covid-19 bersamaan dengan pembagian bantuan sosial (Bansos) beras

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Ahmad Amru Muiz
Kegiatan vaksinasi covid-19 yang digelar Polres Nganjuk sekaligus diikuti dengan pembagian bansos beras kepada warga dalam rangka percepatan vaksim virus corona. 

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id |NGANJUK - Polres Nganjuk lakukan inovasi pelaksakaan vaksinasi Covid-19 bersamaan dengan pembagian bantuan sosial (Bansos) beras.

Hal itu dilakukan dalam upaya menarik minat masyarakat untuk bersedia mengikuti percepatan program vaksinasi covid-19 dalam rangka pengendalian penyebaran virus corona di Kabupaten Nganjuk.

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Prathama mengatakan, dengan dilaksanakanya vaksinasi covid-19 bersamaan dengan pembagian bansos beras dirasa cukup efektif dan efisien. Yakni masyarakat bisa mendapatkan dua manfaat sekaligus dalam satu kegiatan, yakni mendapatkan vaksin dan mendapatkan bansos beras.

"Alhamdulillah dalam pelaksanaan satu kesempatan dengan dua jenis kegiatan cukup mendapat perhatian masyarakat sehingga mereka dengan sukarela datang untuk mengikuti vaksinasi covid-19," kata Harviadhi Agung Prathama usai meninjau pelaksanaan kegiatan vaksinasi dan pembagian bansos di Gedung Olah Raga Polres Nganjuk, kemarin.

Dijelaskan Harviadhi, para peserta kegiatan vaksinasi terdiri dari para lansia, anggota ormas keagamaan, anggota ormas bela diri, para pekerja seni, dan sebagainya juga cukup puas setelah mengikuti kegiatan tersebut. Mereka yang juga terdampak pandemi covid-19 tersebut bersedia divaksin dan bisa mendapatkan bansos beras yang telah disediakan Polres Nganjuk.

"Semoga mereka para peserta vaksin covid-19 semakin sehat dan beban berat bisa sedikit tertolong oleh bansos yang kami berikan," ucap Harviadhi.

Memang, diakui Harviadhi, pihaknya telah memikirkan dan merancang bagaimana caranya agar masyarakat baik dari kelompok maupun individu dengan sukarela bersedia divaksin. Hingga akhirnya dapat dilaksanakan melalui dua kegiatan yang dijadikan satu pelaksanaan.

"Dan itu sebenarnya tidak mudah, karena kami harus dapat memetakan warga yang datang di acara tersebut agar tidak terjadi kesalahan dalam pemberian vaksin dan pemberian bansos. Jadi dengan digabungkannya dua acara sekaligus seperti ini kita bisa menghemat waktu dan masyarakat juga mendapat dua manfaat sekaligus," tutur Harviadhi Agung Prathama.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved