Dua Waktu Berjemur untuk Penderita COVID-19 Sesuai Anjuran Kemenkes, Sumber Vitamin D

Berikut dua waktu berjemur terbaik untuk penderita COVID-19, sinar matahari jadi sumber Vitamin D untuk penyembuhan dan imunitas.

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
Surabaya.Tribunnews.com/David Yohanes
Ilustrasi Berjemur. Foto: Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia (kiri) ikut berjemur bersama pemohon SIM di Satpas SIM setempat, Sabtu (11/4/2020). Ini dilakukan di tangah-tenang upaya pencegahan pandemi corona atau Covid-19 

Mengutip peneliti dari Chicago, David Melzer, dr Henry mengatakan, jika vitamin D pada tubuh seseorang tinggi, maka kemungkinan seseorang tersebut terkena Covid-19 bisa turun sampai 50 persen.

"Bahkan dikatakan kalau peneliti dari Chicago itu, David Melzer mengatakan bahwa 'kalau vitamin D anda tinggi maka kemungkinan anda terkena Covid itu turun sampai 50 persen," ujar dr Henry.

Namun, dr Henry mengatakan bahwa sifat vitamin D pada tubuh itu hanya mencegah.

Jika seseorang terkena Covid-19, maka hanya mengalami gejala ringan dan cepat sembuh.

"Mencegah, kalaupun sampai kena itu gejalanya tidak berat, bisa-bisa cuman OTG, gejala ringan dan cepat sembuh,"

"Musti diingat, vitamin D itu hanya salah satu dari sekian banyak faktor yang bermain."

Dr Henry menegaskan, jika seseorang merasa tidak tertular dan merasa sehat, bukan berarti bisa berkerumun dan tidak menggunakan masker.

Akan tetapi, dirinya mengajurkan untuk selalu mengikuti anjuran dari pemerintah dan tetap melakukan Lima M.

Dokter Henry kembali menegaskan, bahwa vitamin D bersifat untuk mencegah tertular Covid-19.

"Ada sih pasien yang bertanya 'vitamin D saya dalam darah 100 ke atas, kok saya masih bisa kena?' saya katakan 'memangnya ada statement yang menyatakan vitamin D menjamin anda 100 persen tidak kena?' Jangan naif, di dunia ini tidak ada yang pasti," ujarnya.

Selain itu, dokter Henry juga menyarankan setiap orang untuk tetap mengikuti vaksinasi Covid-19 yang telah diberikan secara gratis oleh pemerintah.

Selain untuk menekan angka sakit dan kematian akibat Covid-19, vitamin D menurut dr Henry berguna untuk meningkatkan imun tubuh.

Tapi, hal tersebut bukan hanya satu-satunya cara. 

Terlebih, seseorang harus mengecek terlebih dahulu kandungan darah di dalam tubuh untuk mengetahui dosis vitamin D yang bisa dikonsumsi. 

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved