Cara Mendapatkan Asupan Vitamin D yang Terbukti Bisa Cegah Angka Kesakitan dan Kematian Karena Covid

Berikut cara mendapatankan asupan vitamin D yang terbukti bisa mencegah angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, beserta anjuran dari dokter.

Istimewa/Pemkot Surabaya
(Ilustrasi) Pasien Covid-19 dari sejumlah puskesmas di Surabaya berdatangan di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Kedung Cowek, Surabaya, Senin (12/7/2021). 

Dr Henry menegaskan, jika seseorang merasa tidak tertular dan merasa sehat, bukan berarti bisa berkerumun dan tidak menggunakan masker.

Akan tetapi, dirinya mengajurkan untuk selalu mengikuti anjuran dari pemerintah dan tetap melakukan Lima M.

Dokter Henry kembali menegaskan, bahwa vitamin D bersifat untuk mencegah tertular Covid-19.

"Ada sih pasien yang bertanya 'vitamin D saya dalam darah 100 ke atas, kok saya masih bisa kena?' saya katakan 'memangnya ada statement yang menyatakan vitamin D menjamin anda 100 persen tidak kena?' Jangan naif, di dunia ini tidak ada yang pasti," ujarnya.

Selain itu, dokter Henry juga menyarankan setiap orang untuk tetap mengikuti vaksinasi Covid-19 yang telah diberikan secara gratis oleh pemerintah.

Selain untuk menekan angka sakit dan kematian akibat Covid-19, vitamin D menurut dr Henry berguna untuk meningkatkan imun tubuh.

Tapi, hal tersebut bukan hanya satu-satunya cara. 

Terlebih, seseorang harus mengecek terlebih dahulu kandungan darah di dalam tubuh untuk mengetahui dosis vitamin D yang bisa dikonsumsi. 

"Kita meningkatkan daya tahan tubuh kita dengan cara mengkonsumsi vitamin D, tapi saya mengatakan bahwa itu bukan satu-satunya," pungkas dr Henry.

"Yang penting darahmu itu berapa, kalau anda mau tanya dosis anda berapa, anda periksa dulu darahnya berapa, itulah titik tolak dimana kita berangkat, dosis awalnya berapa, karena setiap orang berbeda."

Dengan demikian, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D.

Cara Mendaparkan Asupan Vitamin D

Cara mendapatkan asupan vitamin D bisa dilakukan dengan berjemur di bawah paparan sinar matahari, sinar ultraviolet yang ada pada sinar matahari akan merangsang produksi vitamin D di dalam tubuh.

Cobalah untuk mendapatkan 15-20 menit sinar matahari pagi, tiga kali dalam seminggu.

Selain itu memakan makanan kaya vitamin D adalah cara yang bisa dilakukan, seperti:

1. Ikan berminyak (seperti salmon atau sarden)

2. Daging merah

3. Kuning telur

4. Minyak ikan kod

5. Mengonusumsi suplemen vitamin D (sesuai anjuran dokter)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved