Breaking News:

Cara Mendapatkan Asupan Vitamin D yang Terbukti Bisa Cegah Angka Kesakitan dan Kematian Karena Covid

Berikut cara mendapatankan asupan vitamin D yang terbukti bisa mencegah angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, beserta anjuran dari dokter.

Istimewa/Pemkot Surabaya
(Ilustrasi) Pasien Covid-19 dari sejumlah puskesmas di Surabaya berdatangan di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Kedung Cowek, Surabaya, Senin (12/7/2021). 

Penulis: Alif Nur | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.CO.ID - Berikut cara mendapatankan asupan vitamin D yang terbukti memiliki khasiat baik bagi tubuh.

Selain melalui suplemen, vitamin D juga bisa didapatkan secara mudah dan alami.

Vitamin D menjadi salah satu asupan yang penting bagi masyarakat di tengah wabah virus corona.

Bukan tanpa alasan, terdapat sejumlah penelitian yang mengungkap bahwa vitamin D dapat mencegah angka kesakitan dan kematian karena Covid-19.

Baca juga: Cara Mengatasi Hilangnya Penciuman atau Anosmia Akibat Infeksi Virus Sesuai Anjuran Dokter

Hal itu turut dijelaskan oleh dr Henry Suhendra, Founder Vitamin D Society ketika diwawancara melalui kanal YouTube Tribunnews (grup Surya.co.id).

"Banyak sekali jurnalnya, banyak sekali penelitian mengenai efektif kegunaan vitamin D untuk mencegah angka kesakitan dan angka kematian karena Covid," kata dr Henry.

"Kalau mau buka jurnal, itu sudah ada penelitian di India, Spanyol, Amerika," lanjutnya dikutip via TribunWow.com  Soal Fungsi Vitamin D untuk Cegah Kesakitan dan Kematian karena Covid-19, Ini Penjelasan Dokter

Mengutip peneliti dari Chicago, David Melzer, dr Henry mengatakan, jika vitamin D pada tubuh seseorang tinggi, maka kemungkinan seseorang tersebut terkena Covid-19 bisa turun sampai 50 persen.

"Bahkan dikatakan kalau peneliti dari Chicago itu, David Melzer mengatakan bahwa 'kalau vitamin D anda tinggi maka kemungkinan anda terkena Covid itu turun sampai 50 persen," ujar dr Henry.

Namun, dr Henry mengatakan bahwa sifat vitamin D pada tubuh itu hanya mencegah.

Jika seseorang terkena Covid-19, maka hanya mengalami gejala ringan dan cepat sembuh.

"Mencegah, kalaupun sampai kena itu gejalanya tidak berat, bisa-bisa cuman OTG, gejala ringan dan cepat sembuh,"

"Musti diingat, vitamin D itu hanya salah satu dari sekian banyak faktor yang bermain."

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved