Minggu, 31 Mei 2026

Berita Surabaya

Untag Surabaya Gelar Doa Bersama Agar Bangsa Indonesia Lepas dari Pandemi Covid-19

Keprihatinan akan perkembangan kasus Covid-19, membuat BEM Untag Surabaya mulai melangkah pada upaya spiritual.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
Istimewa/Tangkapan layar
Kegiatan doa bersama lintas keyakinan yang digelar BEM Untag Surabaya, Sabtu (24/7/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Keprihatinan akan perkembangan kasus Covid-19, membuat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mulai melangkah pada upaya spiritual.

Presiden BEM Untag Surabaya, Mahmud mengatakan, pemerintah, sivitas akademika hingga masyarakat bahu membahu melakukan berbagai usaha agar bangsa Indonesia mampu terlepas dari pandemi ini.

Mulai dari melaksanakan protokol kesehatan, menjalankan PPKM hingga melakukan vaksinasi.

Sehingga kini sivitas akademika Untag Surabaya berusaha menggenapkan seluruh usaha dan memohon keselamatan bangsa melalui kegiatan “Untag Berdoa – Doa Lintas Agama untuk Keselamatan Bumi Pertiwi.”

"Kegiatan ini bentuk ikhtiar dan perjuangan dalam menghadapi pandemi. Sampai saat ini, seluruh sivitas akademika Untag Surabaya mulai dari dosen, tendik hingga mahasiswa terlibat langsung dalam menangani Covid-19," urainya, Sabtu (24/7/2021).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan Bambang Dwi Hartono, Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya Mangapul Silalahi beserta jajarannya.

Sebelumnya, BEM Untag Surabaya juga mengadakan kegiatan Dari Untag untuk Rakyat yang dilaksanakan oleh BEM Untag Surabaya dan seluruh Ormawa dengan membuka donasi.

Donasi yang diterima dibelanjakan pada UKM yang terdampak Covid-19 dan diberikan pada warga membutuhkan.

“Ini semua merupakan langkah kecil, namun ini juga merupakan langkah konkret yang bisa kita lakukan dalam menghadapi Covid-19,” ungkap Mahmud.

Sementara itu, Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho MM CMA CPA mengingatkan adanya pandemi Covid-19 merupakan cobaan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh karenanya ia mengajak sivitas akademika Untag Surabaya untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa agar pandemi segera berlalu.

Dari tempat tinggal masing-masing, Prof Nugroho mengajak seluruh sivitas akademika untuk berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing agar pandemi segera dihilangkan dari Bumi Pertiwi.

“Tetap ikhtiar dalam menjaga kesehatan, pola makan hingga perbanyak ibadah,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua YPTA Surabaya, Mangapul Silalahi menekankan pentingnya gotong royong masyarakat dalam menghadapi pandemi yang merupakan nilai utama dari ideologi bangsa, yakni Pancasila.

“Gotong royong menjadi ekspresi utama dalam mengekspresikan kepedulian kita,” tuturnya.

Oleh karenanya, dalam kondisi pandemi yang masih meningkat, kesadaran masyarakat untuk saling menjaga dapat dilakukan dengan mengutamakan protokol kesehatan di manapun berada agar mampu melindungi diri sendiri juga orang lain sehingga strategi pemerintah berjalan efektif dan masyarakat terbebas dari pandemi dan tekanan ekonomi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved