Breaking News:

Berita Malang Raya

Sopir Mikrolet Jadi Prioritas Penerima Bansos Covid-19 dari Pemkot Malang

Ratusan sopir mikrolet atau angkutan umum di Kota Malang menjadi salah satu prioritas penerima bantuan sosial

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hayu yudha prabowo
Foto ilustrasi angkutan mikrolet di Kota Malang 

SURYA.CO.ID, MALANG - Ratusan sopir mikrolet atau angkutan umum di Kota Malang menjadi salah satu prioritas penerima bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Kota Malang.

Mereka akan mendapatkan bansos berupa uang tunai sebesar Rp 300 ribu per bulan.

Prosesnya pun kini masih dalam tahapan verifikasi dengan mendata kembali jumlah sopir angkutan di Kota Malang.

Hal ini dilakukan, karena ada sejumlah trayek mikrolet di Kota Malang yang sekarang tidak aktif.

"Para sopir ini teralokasikan bansos. Tapi kami masih melakukan verifikasi. Karena ada sejumlah trayek yang kini tidak aktif," ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Heru Mulyono, Sabtu (24/7/2021).

Mantan Camat Klojen itu mengatakan, dari hasil verifikasi sementara ini, ada 18 jalur angkutan umum yang masih aktif dari 25 trayek mikrolet yang ada di Kota Malang.

Dua di antaranya ialah mikrolet MKS (Mulyorejo Klayatan Sukun) dan JPK (Joyogrand Piranha Karanglo) yang untuk saat ini tidak aktif.

Termasuk angkutan umum seperti Taksi Bima yang saat ini juga tidak aktif.

Oleh sebab itu, verifikasi ulang kini sedang dilakukan, agar penyaluran bansos tersebut tepat sasaran.

"Jumlah sopir angkutan umum di Kota Malang ini sekitar 900-an. Tapi saat ini jumlah sedikit berkurang. Maka dari itu kami verifikasi ulang," ucapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved